Nunu Nugraha Desak Transparansi Konvensasi di Kawasan Industri Cibatu : Jangan Abaikan Hak Rakyat

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Aktivis Sosial dan Kebijakan Publik, Nunu Nugraha, menyoroti permasalahan konvensasi di kawasan industri Cibatu, Kabupaten Garut, yang dinilai merugikan masyarakat setempat.

Dia menegaskan bahwa pengelolaan konvensasi yang tidak transparan berpotensi menimbulkan konflik berkepanjangan di Desa Mekarsari dan Sindangsuka.

“Konvensasi ini merupakan hak masyarakat dan harus dikelola secara terbuka. Jika ada penyalahgunaan, maka keadilan bagi rakyat terancam,” ujar Nunu Nugraha, Selasa (04/03/2025).

Nunu juga mendesak PT Ultimati sebagai pihak yang terlibat dalam proyek tersebut agar segera menyelesaikan permasalahan konvensasi dan analisis dampak lingkungan (Amdal). Ia menilai, jika polemik ini dibiarkan berlarut, maka dapat memicu ketidakstabilan di kawasan industri tersebut.

“Pemerintah daerah harus turun tangan. Jangan sampai kepentingan segelintir pihak mengorbankan hak-hak masyarakat,” tegasnya.

Konflik terkait konvensasi di kawasan industri Cibatu terus menjadi perhatian berbagai pihak, terutama aktivis sosial dan warga setempat yang khawatir dengan dampak jangka panjang dari ketidakjelasan pengelolaannya. (DIX)

Baca Juga :  Tragedi di Karang Papak: Satu Tewas, Tiga Selamat Setelah Berusaha Menolong Wisatawan Tenggelam

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru