Pemerhati Kebijakan Publik Syam Yousef Djojo, SH,.MH : Tidak Ada Urgensi dalam Pansus PDAM,Kejaksaan Sudah Nyatakan Tak Ada Pelanggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, Nusaharianmedia.com – Pemerhati kebijakan publik, Syam Yousef Djojo, SH., MH., menegaskan bahwa pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri dugaan penyimpangan di Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Intan Garut sudah tidak memiliki urgensi. Hal ini merujuk pada hasil penyelidikan kejaksaan yang menyatakan tidak ditemukan perbuatan melawan hukum ataupun kerugian negara dalam pengelolaan perusahaan tersebut.

Syam menilai, jika aparat penegak hukum sudah menyatakan tidak ada indikasi pelanggaran, maka pembentukan Pansus hanya akan menjadi langkah yang tidak efektif.

“Laporan terkait dugaan penyimpangan di Perumda Tirta Intan telah ditindaklanjuti oleh kejaksaan. Setelah melalui pemeriksaan yang mendalam, kejaksaan menyatakan tidak ada unsur korupsi atau pelanggaran hukum lainnya,” ujar Syam, Sabtu (01/02/2025).

Lebih lanjut, Syam juga menyoroti mekanisme pengangkatan direksi di Perumda Tirta Intan yang menurutnya telah melalui prosedur yang sah dan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Bahkan, kinerja perusahaan dinilai mengalami peningkatan yang cukup baik, sebagaimana dikonfirmasi oleh badan pengawas.

Meski demikian, masih ada pihak yang bersikeras agar Pansus tetap dibentuk demi transparansi dan akuntabilitas publik. Perdebatan mengenai urgensi Pansus ini masih terus berlangsung di lingkungan pemerintahan dan legislatif Garut.(Eldy)

Baca Juga :  Truk Tronton Amblas di Depan Material Putra Mandiri,Arus Lalu Lintas Terhambat Polsek Wanaraja Bantu Evakuasi dan Laksanakan Pengaturan

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru