Perlunya Disiplin Waktu Bagi Wakil Rakyat Dipertanyakan, Dua Anggota DPRD Nampak Terlambat Hadir dalam Acara Audensi

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 25 Februari 2025 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Disiplin waktu para wakil rakyat kembali menjadi sorotan. Dalam audiensi yang dijadwalkan antara GAPERMAS dan Komisi 4 DPRD pada pagi ini, dua anggota dewan justru hadir terlambat. Padahal, acara yang dijadwalkan mulai pukul 10.00 WIB telah dihadiri oleh Ketua Fraksi serta Kepala Dinas. Namun, dua anggota Komisi 4 baru tiba sekitar pukul 11.25 WIB, ketika audiensi sudah hampir selesai.

Ketidakdisiplinan ini memicu kritik tajam dari berbagai pihak. Eldy Supriadi, yang turut hadir dalam audiensi, menilai keterlambatan tersebut sebagai bentuk kurangnya komitmen terhadap pelayanan publik. “Bagaimana bisa bekerja dengan baik jika soal waktu saja masih lelet?” ujar Eldy. Selasa,(25/02/2025).

Ia menekankan pentingnya peran Badan Kehormatan (BK) dalam menegakkan kode etik dan tata tertib bagi anggota dewan. Menurutnya, regulasi harus ditegakkan agar aspirasi masyarakat dapat diterima secara utuh dan tidak terhambat oleh kelalaian wakil rakyat.

Keterlambatan dua anggota dewan berinisial M dan J ini menjadi cerminan lemahnya kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Masyarakat berharap agar ke depannya para wakil rakyat dapat lebih menghargai waktu dan menjalankan amanahnya dengan penuh tanggung jawab. (Red)

Baca Juga :  Ketua KNPI Garut Apresiasi Dukungan Pemerintah Pada Pemuda dalam Peresmian Gedung Pemuda

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru