Polemik Korwil Pendidikan Garut: Antara Kepentingan Rakyat atau Kepentingan Sempit?

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusahatianmedia.com 17/09/2025 – Polemik keberadaan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan di Kabupaten Garut semakin menjadi sorotan publik. Aktivis pemerhati pendidikan menilai kebijakan Dinas Pendidikan (Disdik) yang tetap mempertahankan Korwil, meski Bupati Garut telah menginstruksikan pembubaran, menimbulkan tanda tanya besar: apakah ini demi kepentingan rakyat atau sekadar kepentingan sempit?

 

Salah seorang Aktivis pendidikan Yakni Ridwan menilai, Korwil selama ini lebih banyak menyedot anggaran ketimbang memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan. “Kalau bupati sudah tegas meminta dibubarkan tapi Disdik tetap ngotot menjalankan, jelas ada sesuatu yang dipertaruhkan. Ini bukan lagi soal pendidikan, tapi soal kepentingan dan keuntungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Polemik Sewa Lahan Teras Cimanuk, Pemda Garut Dinilai Perlu Meluruskan Miskomunikasi

 

Kini Masyarakat mulai mempertanyakan urgensi keberadaan Korwil. Apakah benar dibutuhkan untuk memperkuat pelayanan pendidikan, atau hanya dijadikan tameng untuk menjaga anggaran serta jabatan tertentu?

 

Situasi ini dinilai lebih dari sekadar persoalan teknis birokrasi. Publik menilai wibawa bupati sebagai kepala daerah sedang dipertaruhkan. Ada kesan, Disdik justru berdiri lebih tinggi dari bupati yang dipilih langsung oleh rakyat.

Baca Juga :  Eldy Supardi Soroti Pemkab Garut: Restoran Maumie Beroperasi Tanpa SLF dan PBG  

 

Ridwan mendesak agar Bupati Garut bersikap tegas semakin menguat. Tanpa tindakan nyata, kekhawatiran publik kian besar bahwa Korwil akan terus menjadi “lahan basah” yang menggerus anggaran daerah. Sementara itu, kualitas pendidikan di Garut justru terjebak dalam konflik struktural yang tidak memberi manfaat bagi guru maupun siswa.

 

Kini, pertanyaan mendasar pun muncul: siapa sebenarnya pengendali pendidikan di Garut – bupati sebagai pemimpin daerah, atau segelintir oknum Disdik yang tetap ngotot mempertahankan Korwil? (Iwan)

Berita Terkait

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat
DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat
Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat
Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka
Jangan Main Mata! HMI Garut Warning Pansel BAZNAS: Amanah Umat Bukan Ajang Kepentingan
Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB
Bupati Garut Dukung GUNTARA-GEMAS, Ketua BKPRMI Jabar Komitmen Bentuk Generasi Berakhlak Berbasis Masjid
Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 07:24 WIB

ORADO Lapas Garut Meriahkan HUT RI ke-81, Adu Strategi Domino Jadi Jembatan Silaturahmi dengan Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:08 WIB

DPRD Garut Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, Aris Munandar Serukan Kerja Nyata dan Pengabdian kepada Rakyat

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:53 WIB

Pidato Kenegaraan Presiden: Tambang Ilegal Merugikan Negara, Prabowo Perintahkan Panglima TNI-Polri Usut dan Tindak Oknum yang Terlibat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Rp296 Miliar Anggaran Jalan Disorot, Diduga Terkonsentrasi di Wilayah Asal Kadis PUPR, Gerindra Murka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:47 WIB

Lindungi Generasi Muda, Pemkab-Forkopimda Garut Terbitkan SE Obat Terlarang dan Perkuat Patroli Anak Mulai 21.00 WIB

Berita Terbaru