Program BSPS Harus Dikawal Ketat, Indikasi Intervensi Politik Mencuat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 11/09/2025 — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) kembali menjadi sorotan publik. Program yang sejatinya untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah layak huni ini, dinilai rawan diselewengkan jika tidak dikawal ketat.

 

Sejak awal, beredar informasi bahwa sejumlah pengusung dari partai politik ikut menitipkan nama dalam usulan penerima. Kondisi ini dikhawatirkan memicu praktik permainan anggaran di tingkat kepala desa maupun fasilitator lapangan.

Baca Juga :  Cibalong Kembali Satukan Langkah Pascalebaran: Halal Bihalal Jadi Titik Temu Semangat Kebersamaan dan Pembangunan

 

Jika benar terjadi, maka masyarakatlah yang berpotensi menjadi korban. Dugaan tersebut semakin menguat dengan adanya indikasi ketidaktransparanan dalam rekrutmen tenaga fasilitator oleh pihak balai perumahan, yang dinilai terkoordinasi untuk mengondisikan program.

 

Pengamat menilai, tanpa pengawasan serius dari masyarakat sipil maupun aparat terkait, program BSPS yang sejatinya bertujuan mulia bisa saja melenceng dari sasaran dan hanya menjadi komoditas politik semata.

Baca Juga :  HMI Bandung Kecam Krisis Tata Kelola Kota: “Bandung Harus Diselamatkan dari Kehancuran Sistemik”

 

Ke depan, publik berharap agar program perumahan rakyat ini benar-benar dijalankan dengan prinsip tepat sasaran, transparan, dan bebas dari kepentingan politik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan. (Red)

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
DPD KNPI Garut Kawal Hasil Musrenbang Pemuda 2027, Dorong BAPPEDA Wujudkan Kebijakan Pro Muda
Berita ini 134 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru