RAGAP Serukan Kolaborasi Hadapi Krisis Lingkungan,Sosial dan Kemiskinan Ekstrem di Kabupaten Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Maret 2025 - 04:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Rakyat Garut Peduli (RAGAP) terus berperan aktif dalam menangani berbagai persoalan krusial khususnya yang ada di Kabupaten Garut, khususnya terkait lingkungan, sosial, dan kemiskinan ekstrem.

Dalam evaluasi terbaru, Sekretaris Jenderal (Sekjen) RAGAP, Eldy Supriadi, menekankan pentingnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah guna mencari solusi konkret terhadap berbagai permasalahan yang semakin mendesak.

Eldy mengungkapkan bahwa kajian ilmiah yang dilakukan oleh RAGAP menunjukkan kondisi lingkungan di Garut, terutama di hulu Sungai Cimanuk, semakin mengkhawatirkan.

Menurutnya, penyelamatan ekosistem harus segera dilakukan dengan memperkuat komunikasi dan kerja sama antara warga serta pemerintah daerah.

“Kita harus bergerak bersama untuk menciptakan keseimbangan antara kehidupan sosial dan lingkungan. Jika dibiarkan tanpa intervensi nyata, dampaknya akan semakin merugikan masyarakat Garut,” ujar Eldy. Selasa malam, (25/03/2025).

Sebagai langkah konkret, RAGAP mendorong percepatan program rehabilitasi lingkungan, termasuk penghijauan dan pembersihan sampah di Sungai Cimanuk.

Di sisi lain, organisasi ini juga berencana menggelar audiensi dengan Bupati dan Wakil Bupati Garut guna membahas strategi penanganan masalah lingkungan, sosial, dan kemiskinan ekstrem.

“Kami siap turun langsung untuk menanam pohon dan membersihkan sungai. Ini bukan sekadar wacana, tapi aksi nyata yang harus segera diwujudkan demi masa depan Garut yang lebih baik,” tegasnya.

Dengan inisiatif yang diusung RAGAP, diharapkan pemerintah dan masyarakat dapat menjalin kolaborasi yang lebih erat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengatasi berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang masih dihadapi Kabupaten Garut. (DIX)

Baca Juga :  "Membangun dari Pondasi Kemanusiaan": Desa Sukabakti Ubah Wajah Kemiskinan Lewat Program Rutilahu

Berita Terkait

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Market Garut City Masuk Ranah Hukum, FMJK Laporkan PUPR Garut ke Kejaksaan, Perencanaan hingga Pelaksanaan Dipertanyakan
Tiang PLN di Tanah Warga, Pemindahan Diminta Rp5 Juta: LIBAS Desak PLN Tunjukkan Legalitas dan Dasar Tarif
Kepala Sekolah Definitif Minim, Disdik Garut Didesak Bertindak: Transparansi Mekanisme Seleksi dan Peran Pengawas Dipertanyakan
Ada Indikasi Benturan Perda? Ketua Pansus Raperda PKL Garut Desak SKPD Buka Dasar Hukum Pembangunan Pasar Baru
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Jumat, 18 September 2026 - 20:25 WIB

Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink

Jumat, 18 September 2026 - 14:46 WIB

Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus

Jumat, 18 September 2026 - 14:32 WIB

Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang

Rabu, 16 September 2026 - 20:18 WIB

Market Garut City Masuk Ranah Hukum, FMJK Laporkan PUPR Garut ke Kejaksaan, Perencanaan hingga Pelaksanaan Dipertanyakan

Berita Terbaru