Sampah Liar Cemari Jalan Lingkar Leuwigoong, DLH Diminta Segera Bertindak Tegas

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Persoalan sampah kembali mencuat di wilayah Kabupaten Garut. Kali ini, tumpukan sampah liar ditemukan di jalur strategis Jalan Soekarno-Hatta, tepatnya di jalan lingkar, Desa Tambaksari,Kecamatan Leuwigoong,Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Keberadaan sampah ini tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengganggu kenyamanan warga dan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.

Menurut informasi dari Heru, salah satu perangkat desa yang juga menjabat sebagai Punduh di Desa Tambaksari, pelaku pembuangan sampah bukan berasal dari warga setempat.

“Kami menduga bahwa pelaku pembuangan sampah ini adalah pihak luar, bukan warga asli Tambaksari. Mereka membuang sampah secara sembarangan di malam hari atau waktu-waktu sepi. Ini sangat merugikan lingkungan dan merusak citra desa kami,” kata Heru ketika dikonfirmasi.

Tumpukan sampah tersebut mulai terlihat sejak beberapa waktu terakhir dan hingga kini belum diketahui siapa pelaku sebenarnya. Lokasi pembuangan berada di sekitar kawasan Kampung Lio, yang masuk dalam wilayah administratif Desa Tambaksari.

Melihat kondisi ini, Sudawan Muttaqin,ZA sekaligus sebagai Pemilik atau CEO di Nusaharianmedia.com mengeluarkan pernyataan tegas dan menyerukan kepada dinas terkait agar segera turun tangan mengatasi masalah tersebut.

“Kami meminta perhatian serius dari pemerintah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Garut (DLHKP). Masalah ini tidak bisa dibiarkan terus-menerus. Perlu ada tindakan nyata dan cepat sebelum dampaknya semakin luas,” ujar Sudawan dalam keterangannya pada. Jum’at,(16/05/2025).

Ia juga menambahkan bahwa tanpa solusi konkret, kejadian serupa sangat mungkin akan terus berulang, terutama di wilayah-wilayah yang minim pengawasan.

“Kalau tidak ada tindakan, bukan tidak mungkin akan menjadi tempat pembuangan baru bagi oknum-oknum tidak bertanggung jawab. Maka dari itu, selain penanganan langsung, kami juga mendorong pengawasan dan penindakan hukum bagi pelaku,” tambahnya.

Di sisi lain, warga Kampung Lio pun mulai resah dengan kondisi tersebut. Selain menimbulkan bau tak sedap, tumpukan sampah berpotensi menjadi sumber penyakit, terutama saat musim hujan tiba.

“Kami tidak tahu siapa yang buang sampah, tapi dampaknya kami yang merasakan. Bau menyengat, dan kalau dibiarkan bisa jadi sarang nyamuk,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Permasalahan ini menjadi contoh nyata pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, perlunya sistem pengawasan lingkungan yang lebih ketat dari aparat desa dan dinas terkait, agar tidak ada lagi kawasan yang dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.

Pemerintah Desa Tambaksari dikabarkan akan segera melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan serta DLHKP untuk menindaklanjuti masalah ini. Selain pembersihan lokasi, rencananya akan dipasang rambu larangan membuang sampah dan dilakukan patroli rutin untuk mencegah aksi serupa terulang. (Red)
Baca Juga :  Operasi Hunting Kasat Mata,Satlantas Polres Garut Gencar Edukasi Pengendara Demi Tertib Lalu Lintas

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 183 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru