Siap Sambut Ketua Baru,Kadin Garut Buka Pendaftaran Jelang Mukab VIII

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_0

Oplus_0

Garut,Nusaharianmedia.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Garut resmi membuka pendaftaran calon Ketua dalam rangka pelaksanaan Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII yang akan digelar pada 25 Juni 2025 di Hotel Cahaya Villa, Cipanas. Agenda penting ini menjadi ajang strategis untuk memilih pemimpin baru dunia usaha Garut, sekaligus menandai proses regenerasi dalam tubuh organisasi.

Ketua Steering Committee (SC) Mukab VIII, Mukti Arif, menegaskan bahwa seluruh tahapan Mukab disusun secara profesional, terbuka, dan sesuai aturan organisasi yang berlaku. Pendaftaran dibuka sejak 16 hingga 24 Juni 2025, dengan waktu layanan setiap hari pukul 10.00–16.00 WIB di Sekretariat Kadin Garut, Jalan Bratayudha No. 114.

“Mukab kali ini bukan sekadar rutinitas lima tahunan, tetapi momentum strategis untuk menata ulang peran Kadin dalam menjawab tantangan ekonomi lokal,” ujar Mukti dalam konferensi pers, Rabu (19/6/2025).

Regulasi dan Syarat Calon Ketua

Mukab VIII Kadin Garut diselenggarakan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 18 Tahun 2022 tentang Kadin, serta mengacu pada PO Kadin Nomor SKEP/285/DP/IX/2023. Persyaratan bagi bakal calon Ketua cukup ketat, di antaranya:

Memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Kadin aktif selama minimal dua tahun berturut-turut.

Telah menjabat sebagai pengurus Kadin atau Ketua Asosiasi selama minimal dua tahun.

Bebas dari konflik kepentingan, dualisme kepengurusan, dan menunjukkan komitmen serta integritas terhadap organisasi.

Panitia juga membuka layanan konsultasi administratif dan teknis bagi calon pendaftar yang memerlukan penjelasan lebih lanjut mengenai format dan substansi dokumen.
“Kami ingin memastikan hanya figur yang benar-benar paham visi organisasi dan punya rekam jejak kuat di dunia usaha yang bisa maju,” tambah Mukti.

Antusiasme Pelaku Usaha Meningkat

Meski belum ada nama resmi yang diumumkan, sumber internal menyebut beberapa tokoh dunia usaha lokal telah mengambil formulir pendaftaran. Diperkirakan sekitar 70 anggota aktif akan memiliki hak suara dalam Mukab VIII ini, berasal dari beragam sektor industri dan perdagangan.

Sejumlah pelaku usaha menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan baru yang mampu membawa Kadin Garut lebih progresif, responsif terhadap kebutuhan UMKM, dan mampu menjalin sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah.

“Ketua terpilih nanti harus jadi jembatan nyata antara pelaku usaha dan pemerintah. Bukan sekadar simbol,” ujar seorang pengusaha muda Garut yang enggan disebutkan namanya.

Lebih dari Sekadar Pemilihan

Selain pemilihan Ketua, Mukab VIII juga akan membahas sejumlah agenda penting lain seperti:

Laporan pertanggungjawaban pengurus sebelumnya
Evaluasi program kerja lima tahun terakhir
Penyusunan arah kebijakan dan strategi Kadin Garut ke depan
Mukab ini juga menjadi momen konsolidasi berbagai asosiasi dan sektor usaha di Garut dalam menghadapi tantangan ekonomi pasca-pandemi dan menyongsong era digitalisasi usaha.

Penegasan Proses Demokratis

Panitia pelaksana mengajak seluruh pihak menjaga suasana yang kondusif dan demokratis selama tahapan berlangsung. Calon Ketua diminta untuk mengedepankan semangat kebersamaan dan bersaing secara sehat.

“Kami ingin hasil Mukab ini benar-benar mencerminkan kehendak kolektif dunia usaha Garut, bukan hasil rekayasa atau kompromi elitis,” pungkas Mukti.

Dengan dinamika yang mulai menghangat, semua mata kini tertuju pada 25 Juni 2025 – hari penentuan arah baru kepemimpinan Kadin Garut. Siapa yang akan terpilih dan mampu membawa organisasi ini lebih adaptif, kolaboratif, dan relevan di tengah tantangan zaman? Waktu yang akan menjawab. (Red)
Baca Juga :  Sekjend PB SEPMI Soroti Minimnya Pemberdayaan Pelajar, Usulkan 2  Program Strategis kepada Pemerintah 

Berita Terkait

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Berita Terbaru