Tak Hanya Publikasi, Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lewat Rotinsulu Care Live

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

0-3840x1728-0-0#

0-3840x1728-0-0#

Nusaharianmedia.com 21 Juli 2026 – Pemerintah Kabupaten Garut mendorong peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang dibarengi dengan penguatan publikasi layanan di RSUD dr. Slamet Garut dan Rumah Sakit Khusus (RSP) Paru dr. H.A. Rotinsulu. Langkah tersebut diharapkan dapat membuat masyarakat semakin mengenal berbagai fasilitas dan layanan kesehatan yang tersedia sekaligus meningkatkan akses terhadap pelayanan yang lebih baik.

 

Hal tersebut disampaikan Bupati Garut, dr. Ir. Abdusy Syakur Amin, M.Eng., IPU, saat meninjau layanan kesehatan di RSK Paru dr. H.A. Rotinsulu dalam kegiatan Rotinsulu Care Live.

 

Menurut Bupati, rumah sakit yang memiliki fasilitas memadai dan didukung tenaga medis profesional perlu lebih aktif melakukan sosialisasi agar masyarakat mengetahui berbagai layanan kesehatan yang tersedia.

 

“Ini bisa mendongkrak pelayanan kepada masyarakat. Saya melihat fasilitasnya bagus, rapi, dan membuat masyarakat merasa nyaman. Intinya sudah baik,” ujar Syakur.

 

Ia meminta manajemen rumah sakit memperkuat publikasi melalui berbagai media, mulai dari pemasangan papan informasi hingga pemanfaatan media sosial.

 

“Saya minta rumah sakit lebih banyak melakukan sosialisasi. Pasang papan informasi yang besar, manfaatkan media sosial seperti Instagram dan Facebook, supaya masyarakat tahu bahwa di sini ada rumah sakit dengan pelayanan kelas utama dan tenaga medis yang sangat kompeten,” katanya.

 

Selain itu, Bupati menyoroti tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Garut. Ia mengajak masyarakat untuk melakukan pemeriksaan sejak dini apabila mengalami gejala agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.

Baca Juga :  RPR Perkuat Kolaborasi dengan Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Berkeadilan

 

“Garut masih termasuk daerah dengan kasus TBC yang cukup tinggi. Karena itu masyarakat harus segera melakukan pemeriksaan apabila mengalami gejala. Alhamdulillah Dinas Kesehatan sudah bekerja keras melakukan deteksi dini sehingga masyarakat mengetahui kondisinya dan segera berobat,” ujarnya.

 

Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk berobat karena pemerintah telah menyediakan berbagai program bantuan pembiayaan kesehatan.

 

Sementara itu, Kepala Klinik Utama RSK Paru dr. H.A. Rotinsulu Garut, dr. Sartika Sarwendah, Sp.An., menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan menargetkan peningkatan status klinik menjadi rumah sakit.

 

Menurutnya, sejak awal pembangunan fasilitas tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Garut dan Dinas Kesehatan. Lahan yang digunakan saat ini merupakan hibah dari pemerintah daerah sehingga pengembangan layanan kesehatan dapat terlaksana.

 

Ia menjelaskan, sebelumnya pelayanan dilakukan saat institusi tersebut masih berstatus Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Garut. Karena lokasi lama kerap terdampak banjir, pelayanan kemudian dipindahkan ke lokasi saat ini dan berkembang menjadi Klinik Utama RSP Paru dr. H.A. Rotinsulu Garut.

 

Dr. Sartika menilai kebutuhan tempat tidur rumah sakit di Kabupaten Garut masih cukup tinggi. Dengan lokasi yang strategis serta dukungan pemerintah daerah dan pemerintah pusat, pihaknya optimistis pengembangan fasilitas dapat direalisasikan sesuai tahapan yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Sigap! Pemdes Kersamenak Tangani Tanggul Jebol di Cikamiri Dua

 

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia. Menurutnya, pelayanan di RSP Paru dr. H.A. Rotinsulu kini tidak hanya berfokus pada penyakit paru, tetapi juga telah menyediakan layanan spesialis penyakit dalam dan akan terus dikembangkan dengan penambahan layanan spesialis lainnya.

 

Kritik dan Harapan Publik

 

Di sisi lain, pelaksanaan Rotinsulu Care Live juga mendapat perhatian dari sejumlah kalangan. Mereka menilai penguatan publikasi layanan kesehatan perlu diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

 

Sejumlah persoalan yang masih menjadi perhatian meliputi akses layanan kesehatan di wilayah terpencil, antrean pasien, keterbatasan tenaga kesehatan, serta kebutuhan peningkatan sarana dan prasarana pelayanan.

 

Masyarakat juga berharap setiap program yang dijalankan pemerintah memiliki indikator keberhasilan yang jelas, mekanisme evaluasi yang terbuka, serta transparansi pelaksanaan sehingga manfaatnya dapat diukur secara nyata.

 

Penguatan publikasi dinilai penting sebagai sarana edukasi kepada masyarakat. Namun, publik berharap langkah tersebut berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pelayanan, pemerataan akses kesehatan, serta penguatan sistem layanan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Kabupaten Garut.

 

Pada akhirnya, keberhasilan program kesehatan tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan atau publikasi yang dilakukan, melainkan dari meningkatnya kualitas pelayanan serta kemudahan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang cepat, merata, dan berkualitas. (Hil)

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru