Nusaharianmedia.com – Musibah kebakaran melanda dua rumah warga di Kampung Salamnunggal Wates, RT 03 RW 08, Desa Sirnajaya, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, pada Minggu (29/3/2026) sekitar pukul 06.30 WIB. Dua rumah semi permanen milik warga setempat dilaporkan habis dilalap api hingga rata dengan tanah.
Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan, turun langsung ke lokasi kejadian pada hari yang sama. Kehadirannya menjadi bentuk empati sekaligus dukungan moril bagi para korban yang terdampak
Didampingi Camat Cisurupan, Mamun, unsur pemerintah desa, serta jajaran PAC dan ranting PDI Perjuangan, Yudha menyerahkan bantuan berupa sembako dan santunan uang tunai kepada para korban.
Adapun korban terdampak yakni Ibu Ade Ela, seorang janda lanjut usia yang sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, serta pasangan lansia, Bapak Aos dan Ibu Eem, yang juga menggantungkan hidup dari pekerjaan serupa. Seluruh harta benda dan dokumen penting milik kedua keluarga tersebut dilaporkan habis terbakar.
“Kedua keluarga ini bukan hanya kehilangan rumah, tetapi juga seluruh harta benda dan dokumen penting,” ujar Yudha.
Pasca kejadian, kondisi para korban masih memprihatinkan. Untuk sementara, Ibu Ade Ela tinggal bersama cucunya, sementara pasangan lansia Bapak Aos dan Ibu Eem menempati rumah kosong milik tetangga.
Yudha menegaskan bahwa pihaknya bersama kader PDI Perjuangan akan terus memberikan dukungan bagi para korban.
“Kami segenap kader PDI Perjuangan memberikan tali asih berupa sembako dan santunan uang untuk Ibu Ade Ela serta Pak Aos dan Ibu Eem,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Yudha mendorong Pemerintah Kabupaten Garut untuk segera mengambil langkah cepat dalam penanganan pasca bencana. Ia meminta dinas terkait, khususnya Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), agar segera membantu penyediaan bahan bangunan.
“Pemkab Garut harus mengarahkan agar Disperkim segera membantu bahan bangunan serta mengoptimalkan kolaborasi pendanaan dari CSR dan BAZNAS, agar kedua keluarga ini bisa segera membangun kembali rumahnya,” tegasnya.
Selain itu, ia juga berharap adanya asesmen dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur agar para korban dapat direkomendasikan menerima bantuan Rumah Sejahtera Terpadu dari Kementerian Sosial RI.
Dengan adanya perhatian dan kolaborasi dari berbagai pihak, diharapkan para korban dapat segera bangkit dan kembali memiliki tempat tinggal yang layak. (**)
Penulis : Hilman
Editor : Tim Nusaharianmedia









