Aliansi Honorer Kabupaten Cianjur Tuntut PPPK Penuh Waktu, DPRD Siap Kawal Aspirasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 24 Januari 2025 - 17:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur,Nusaharianmedia.com – Ratusan tenaga honorer dari Aliansi Honorer R2 dan R3 Kabupaten Cianjur menggelar aksi menolak status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, Kamis (23/01/2025) kemarin.

Aksi ini dimulai di Lapang Prawatasari Joglo sebelum berlanjut ke Gedung DPRD Cianjur untuk audiensi dengan anggota dewan.

Koordinator R2 dan R3 Kabupaten Cianjur, Heru Gamaida, menegaskan tuntutan mereka agar para honorer diangkat sebagai PPPK penuh waktu, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, yang hanya mengakui dua kategori pegawai: PNS dan PPPK.

“Kami menuntut penghapusan status paruh waktu demi kejelasan dan keadilan bagi honorer yang telah lulus PPPK. Di Cianjur, ada sekitar 3.800 honorer yang lulus namun belum mendapatkan formasi sesuai kuota,” ungkap Heru saat dimintai keterangan di rumahnya oleh Nusaharianmedia.com Jum’at , (24/01/2025).

Heru juga menambahkan, aksi kemarin akan berlanjut ke tingkat nasional pada 3 Februari 2025, dengan dukungan dari DPRD Cianjur yang dinilai sangat berpengaruh dalam memperkuat tuntutan di pusat.

Anggota DPRD Cianjur, Muhammad Isnaeni, menyatakan keseriusan pihaknya dalam menanggapi aspirasi ini. “Persoalan ini akan kami sampaikan ke pemerintah pusat karena kewenangannya berada di sana. Kami juga berencana mendampingi para honorer dalam gerakan nasional ini,” ujarnya.

Isnaeni menegaskan bahwa DPRD Cianjur mendukung penuh perjuangan honorer untuk menghapus kategori PPPK paruh waktu dan siap memfasilitasi aspirasi mereka hingga ke pusat.

Dengan dukungan DPRD, para honorer berharap tuntutan mereka dapat segera diwujudkan. (Dani.M)

Baca Juga :  Golkar Cup di Desa Suci Resmi Dibuka, Ketua DPRD Garut Dorong Pembinaan Atlet Voli Muda

Berita Terkait

Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua
Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial
Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat
Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Fraksi Gerindra Soroti Kualitas Data hingga Arah Kebijakan
Gelar Pesona Budaya Garut 2026 dalam Perspektif Bahasa, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Sekjen SPP Bantah Keras Isu Pemukulan Ulama di Cikatomas: “Ini Hoaks, Diduga Ada Upaya Adu Domba”
K-SPSI Garut Kerahkan 10.000 Buruh, Soroti Upah Layak dan Kepastian Kerja
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 21:33 WIB

Cegah Cyberbullying, DPPKBPPPA Garut Gaungkan Bela Negara Digital dan Peran Orang Tua

Kamis, 30 April 2026 - 21:23 WIB

Perkuat Perlindungan Anak, DPPKBPPPA Garut Edukasi Siswa SMP soal Bahaya Bullying dan Bijak Bermedia Sosial

Rabu, 29 April 2026 - 20:06 WIB

Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat

Selasa, 28 April 2026 - 18:38 WIB

Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 

Senin, 27 April 2026 - 20:10 WIB

Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Fraksi Gerindra Soroti Kualitas Data hingga Arah Kebijakan

Berita Terbaru