Polres Garut Pastikan Stok dan Harga Pangan Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam rangka menjaga kestabilan pasokan dan harga kebutuhan pokok penting di wilayah Kabupaten Garut, Satreskrim Polres Garut melalui Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM serta Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut melakukan kegiatan pengawasan dan pemantauan langsung ke salah satu pusat perbelanjaan modern, Asia Toserba, pada Rabu (23/07/2025).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kelangkaan dan lonjakan harga bahan pokok di tengah masyarakat, khususnya menjelang masa-masa tertentu yang berpotensi menimbulkan gejolak harga.

Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa untuk komoditi beras premium, stok yang tersedia sebanyak 100 Kg, didistribusikan oleh PT. Berill Jaya Sejahtera, dan dijual kepada konsumen dengan harga Rp14.900,- per kilogram atau Rp74.500,- per kemasan.

Sementara itu, untuk komoditi gula pasir, ditemukan stok dari beberapa merek berbeda dengan rincian sebagai berikut:

69 bungkus Gulaku Hijau,
189 bungkus Rose Brand Hijau,
150 bungkus Gulavit,
121 bungkus Segitiga Emas.
Seluruh produk gula pasir tersebut dijual dengan harga rata-rata Rp17.500,- per kilogram.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Joko Prihatin menegaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan kondisi stok bahan pangan pokok masih dalam kategori aman dan tidak ditemukan adanya indikasi kelangkaan maupun kenaikan harga yang signifikan.

“Langkah ini merupakan upaya preventif Polres Garut bersama instansi terkait untuk menjaga kestabilan harga di pasaran serta memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya dengan harga yang wajar,” ujar AKP Joko.

Pemantauan akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan kelancaran distribusi dan keterjangkauan harga bagi seluruh masyarakat Garut. (AGS)
Baca Juga :  Wujud Empati dan Kepedulian Polri: Kapolda Jabar Besuk Korban Insiden Pesta Rakyat di Garut

Berita Terkait

Dugaan Penggunaan Tanah Non-Wakaf oleh SDN 4 Wanajaya yang Belum Terselesaikan
Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Dedikasi Kadis DPMD di Acara Kuramasan dan Paturay Tineung
Lingkungan Garut Kian Kritis, FPLG Minta TJSL Perusahaan Tak Sekadar Formalitas, Dorong Perbup Penguatan Pelaksanaan
Musrenbang RKPD 2027, Camat Karangpawitan Tekankan Pembangunan Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga
TPT Baru Sebulan Dibangun Ambruk, Proyek Aspirasi DPRD Disorot Warga
Sinergi RENTAN, WBI, dan BPBD Garut Wujudkan Mitigasi Longsor Berbasis Gotong Royong
DPC PDI Perjuangan Garut Peringati Hari Pers Nasional 2026 dengan Makan Siang Bersama Jurnalis
Peringati Hari Pers Nasional, Ayi Suryana Tegaskan Pers Pilar Bangsa dan Penjaga Demokrasi
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:51 WIB

Dugaan Penggunaan Tanah Non-Wakaf oleh SDN 4 Wanajaya yang Belum Terselesaikan

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:32 WIB

Wakil Ketua DPRD Garut Apresiasi Dedikasi Kadis DPMD di Acara Kuramasan dan Paturay Tineung

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:32 WIB

Lingkungan Garut Kian Kritis, FPLG Minta TJSL Perusahaan Tak Sekadar Formalitas, Dorong Perbup Penguatan Pelaksanaan

Selasa, 10 Februari 2026 - 20:24 WIB

Musrenbang RKPD 2027, Camat Karangpawitan Tekankan Pembangunan Berdampak Langsung bagi Kesejahteraan Warga

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:11 WIB

TPT Baru Sebulan Dibangun Ambruk, Proyek Aspirasi DPRD Disorot Warga

Berita Terbaru