Petani Gula Aren Tewas Jatuh dari Pohon, Polsek Cisewu Lakukan Evakuasi Cepat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 27 Juli 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Seorang petani di Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, meninggal dunia akibat terjatuh dari pohon aren setinggi sekitar 20 meter saat sedang melakukan aktivitas penyadapan nira.

Kejadian tragis tersebut terjadi pada Minggu pagi (27/07/2025) sekitar pukul 09.00 WIB di Kampung Cijambe, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu.

Kapolsek Cisewu IPTU Asep Pujaeri membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa korban diketahui bernama Mabruk (67), warga Kampung Tanjunglaya, Desa Sukajaya.

Korban merupakan petani yang sehari-hari bekerja menyadap nira untuk pembuatan gula aren.

“Korban saat itu tengah naik ke pohon aren seperti biasanya. Namun diduga karena faktor kehilangan keseimbangan sehingga korban jatuh dari ketinggian hingga akhirnya meninggal dunia di lokasi kejadian,” ujar IPTU Asep.

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh dua saksi, yakni Tarmana (54) dan Rasyid (47), yang sama-sama berprofesi sebagai petani dan tengah berada tidak jauh dari lokasi kejadian.

Jajaran Polsek Cisewu segera merespons laporan warga dengan mendatangi lokasi, mengevakuasi jenazah, melakukan identifikasi, serta berkoordinasi dengan pihak keluarga dan unsur pemerintah desa setempat.

“Pihak keluarga menerima musibah ini dengan ikhlas dan menyatakan tidak akan menempuh jalur hukum. Jenazah korban telah dimakamkan di kampung halamannya dengan prosesi pemulasaraan sesuai ketentuan,” tambah Kapolsek.

Polsek Cisewu mengimbau masyarakat, khususnya para petani nira, untuk selalu berhati-hati dan memastikan keselamatan kerja saat melakukan aktivitas di ketinggian. (FAP)
Baca Juga :  FKDT Garut Buka Suara soal Dugaan Pungli, Biaya di Atas Rp25 Ribu Disebut Hasil Musyawarah Wali Murid

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru