Proyek Revitalisasi PAUD Al-Ikhwan Diduga Tidak Transparan, Papan Informasi Tanpa Rincian Anggaran

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com 03 Oktober 2025— Proyek revitalisasi bangunan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Ikhwan di Kampung Cibuntu, RT/RW 03/04, Desa Mulyajaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, menuai sorotan tajam dari masyarakat dan kalangan pemerhati pembangunan.

 

Pasalnya, pada papan informasi proyek yang terpasang di lokasi tidak tercantum nilai anggaran yang digunakan. Padahal proyek tersebut jelas bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025, melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Direktorat Jenderal PAUD Dasmen.

Dalam papan informasi itu hanya tertulis nama kegiatan “Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan PAUD Tahun 2025”, tanpa mencantumkan besaran dana maupun rincian penggunaan anggarannya. Kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.

Baca Juga :  Tanamkan Nilai Kebangsaan, Anggota DPR RI Mohammad Khoerudin Amin Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan di Garut

 

Aktivis muda pemerhati pembangunan, Aka Sudrajat, mengungkapkan kekecewaannya.

 

“Ini proyek dari APBN, artinya uang rakyat. Sangat disayangkan kalau tidak ada rincian anggaran di papan proyek. Masyarakat berhak tahu berapa besar dana yang digunakan dan untuk apa saja,” ujarnya tegas.

 

 

Pantauan langsung di lapangan menunjukkan, proses pembangunan tengah berjalan pada bagian atas gedung PAUD, dengan struktur tambahan yang tampak belum rampung. Namun, minimnya informasi mengenai nilai kontrak, volume pekerjaan, hingga batas waktu penyelesaian membuat proyek ini terkesan berjalan tanpa pengawasan ketat dari pihak berwenang.

 

Sejumlah aktivis dari wilayah selatan, termasuk Aka Sudrajat, mendesak Kementerian Pendidikan, Inspektorat Jenderal, serta aparat pengawas internal pemerintah (APIP) untuk segera turun tangan menelusuri dugaan kejanggalan dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Baca Juga :  Melalui MKP, Haji Aten Munajat Perkuat Pendidikan Politik Generasi Muda Bermoral dan Beragama

 

Mereka menilai, ketertutupan informasi publik merupakan pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

 

“Kami mendesak pemerintah untuk segera bertindak tegas dan memeriksa proyek ini. Jangan sampai bantuan dari APBN hanya jadi proyek asal-asalan tanpa kejelasan,” tambah Aka.

 

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, masyarakat khawatir proyek yang seharusnya meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini justru menjadi ladang kecurigaan dan potensi penyimpangan anggaran.

Banjarwangi — (Red)

Berita Terkait

Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda
Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan
Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut
Dirut PDAM Garut Dadan Hidayatulloh Buka Suara soal Kenaikan Biaya Admin, Siapkan Evaluasi Menyeluruh
HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”
Jelang Purna Tugas, Sekda Garut Nurdin Yana Tegaskan Seleksi Terbuka Jabatan Sekda Digelar Juli 2026
Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Ketua DPRD Tegaskan Evaluasi Kinerja Pemda dan Bentuk Pansus
MUSKERCAB I PCNU Garut Perkuat Konsolidasi, H. Aceng Malki Dorong Harlah NU 2026 Berdampak Sosial
Berita ini 84 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 20:07 WIB

Regenerasi Golkar Jabar Daniel Mutaqien Syafiuddin Terpilih Jadi Ketua DPD Golkar Jabar, Momentum Kebangkitan Kader Muda

Kamis, 2 April 2026 - 19:29 WIB

Pembina DKKG, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P., Tekankan Penguatan Peran Budayawan dan Regulasi Kebudayaan

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:49 WIB

Cacan Cahyadi SH: Kepatuhan pada AD/ART Kunci Penguatan PPP Jelang Muscab Garut

Selasa, 31 Maret 2026 - 19:34 WIB

Dirut PDAM Garut Dadan Hidayatulloh Buka Suara soal Kenaikan Biaya Admin, Siapkan Evaluasi Menyeluruh

Senin, 30 Maret 2026 - 23:40 WIB

HMI Garut Soroti Polemik Pernyataan Wakil Bupati: “Garut Butuh Kepemimpinan Selaras, Bukan Dualisme Di puncak Kekuasaan”

Berita Terbaru