Asep Rahmat Serap Aspirasi Warga Karangmulya Malangbong: Guru Ngaji dan Infrastruktur Jadi Prioritas Anggaran 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 Juli 2025 - 18:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Kegiatan reses anggota DPRD Garut menjadi momentum penting dalam menyerap aspirasi dan harapan masyarakat di berbagai pelosok desa. Kali ini, giliran Desa Karangmulya, Kecamatan Malangbong, menjadi lokasi reses Asep Rahmat, anggota DPRD Garut dari Fraksi Partai Gerindra. Rabu, (02/07/2025).

Reses yang digelar di Madrasah Al-Ikhlas Kampung Cipedes itu dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya tokoh agama, tokoh pemuda, kepala desa, serta para ketua RW dan RT se-Desa Karangmulya. Suasana kebersamaan begitu terasa saat warga dengan antusias menyampaikan berbagai aspirasi kepada wakil rakyat mereka.

Aspirasi Masyarakat: Mulai dari Guru Ngaji hingga Kesehatan

Dalam forum yang terbuka dan partisipatif itu, berbagai keluhan dan kebutuhan masyarakat mencuat. Salah satu hal yang disampaikan adalah pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan guru ngaji dan keberlangsungan kegiatan pendidikan keagamaan di madrasah-madrasah desa.

Selain itu, warga juga menyoroti kondisi infrastruktur jalan yang dinilai masih memerlukan banyak perbaikan dan pembangunan. Akses jalan yang baik, menurut warga, merupakan syarat utama bagi perputaran ekonomi desa. Tidak hanya itu, kebutuhan akan fasilitas publik seperti lapangan olahraga untuk anak muda dan jaminan layanan kesehatan juga masuk dalam daftar usulan.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Asep Rahmat dengan tegas menyatakan bahwa dirinya siap untuk memperjuangkan aspirasi warga Karangmulya.

“Saya hadir di sini bukan hanya sebagai bentuk kunjungan formal. Saya hadir untuk mendengar langsung suara masyarakat. Dan saya pastikan, semua aspirasi yang disampaikan akan menjadi bahan pokok pikiran saya dalam pembahasan anggaran tahun 2026,” ujar Asep di hadapan warga.

Prioritaskan Guru Ngaji dan Jalan Desa

Politisi muda dari Partai Gerindra ini menekankan bahwa sektor pendidikan, khususnya pendidikan keagamaan, akan menjadi salah satu prioritas dalam pokok-pokok pikirannya. Menurutnya, guru ngaji dan madrasah di desa memiliki peran besar dalam membentuk karakter generasi muda yang religius dan berakhlak.

“Guru ngaji jangan dikesampingkan. Mereka adalah penjaga moral generasi kita. Mereka berjuang bukan karena gaji, tetapi karena tanggung jawab moral. Ini yang harus kita apresiasi lewat perhatian anggaran,” jelas Asep.

Tak hanya itu, ia juga menekankan bahwa perbaikan infrastruktur jalan akan menjadi bagian penting dalam perencanaan pembangunan ke depan. Dirinya akan mengawal usulan pembangunan jalan tersebut agar bisa masuk dalam skema program infrastruktur kabupaten.

Dukung Visi Garut Hebat

Dalam sambutannya, Asep juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendukung terwujudnya visi besar pembangunan daerah Garut, yakni Garut Hebat. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tapi harus dibangun lewat sinergi semua pihak, mulai dari pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga perwakilan rakyat.

“Desa yang maju adalah cerminan dari keberhasilan pembangunan daerah. Kita ingin Karangmulya menjadi bagian dari desa-desa hebat yang ikut membangun Garut ke arah yang lebih baik,” kata Asep.

Apresiasi dari Masyarakat

Kepala Desa Karangmulya dan beberapa tokoh masyarakat yang hadir turut menyampaikan apresiasi atas kesediaan Asep Rahmat hadir langsung dan mendengar keluhan warganya. Mereka berharap aspirasi yang telah disampaikan dapat diwujudkan melalui kebijakan dan realisasi program yang nyata di tahun-tahun mendatang.

“Alhamdulillah, kami merasa didengarkan. Harapan kami, apa yang disampaikan masyarakat tadi bisa direalisasikan, terutama untuk guru ngaji dan jalan desa kami yang masih rusak,” ungkap salah seorang tokoh agama yang hadir.

Komitmen Berkelanjutan

Sebagai penutup kegiatan reses, Asep Rahmat menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat reses, tetapi juga dalam momen-momen penting lainnya. Ia menyadari bahwa keberadaannya di parlemen adalah amanah dari rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dengan kerja nyata.

“Saya tidak akan berhenti di sini. Reses ini hanyalah awal dari ikhtiar kita bersama. Saya akan terus mengawal semua aspirasi ini hingga masuk ke dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah dan benar-benar direalisasikan,” pungkasnya.

Kegiatan reses ini membuktikan bahwa komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat masih sangat dibutuhkan dan menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan. (Red)
Baca Juga :  PPRG Cup VI : Turnamen Badminton Sebagai Ajang Silaturahmi Anggota

Berita Terkait

Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan
Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan
Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa
*Kementan dan IFAD Evaluasi Keberhasilan Program UPLAND, Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang*
*Fenomena 12.000 Pencari Kerja di Garut: Alarm Transformasi Vokasi Daerah*
*Ayi Suryana Temui Abenk Marco, Bahas Duplikasi Gerakan Ketahanan Pangan Mandiri di Garut*
Cawe-cawe Istri Wali Kota dalam Uji Kompetensi ASN? Pengamat: Publik Berhak Bertanya
PM Gatra Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ibu Ratu Ratna Zita, Istri H. Atjeng Muchtar Muhyidien
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:48 WIB

Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:25 WIB

Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:05 WIB

Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:05 WIB

*Kementan dan IFAD Evaluasi Keberhasilan Program UPLAND, Garut Jadi Percontohan Pengembangan Kentang*

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:33 WIB

*Fenomena 12.000 Pencari Kerja di Garut: Alarm Transformasi Vokasi Daerah*

Berita Terbaru