Ayi Suryana SE Resmi Pimpin FTI Garut: Siap Populerkan Triathlon dan Cetak Prestasi di Porprov 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Olahraga triathlon kini mulai mendapat tempat di tengah masyarakat Kabupaten Garut. Hal ini ditandai dengan pelantikan resmi Pengurus Federasi Triathlon Indonesia (FTI) Kabupaten Garut untuk periode 2025–2029, yang dilangsungkan dalam suasana penuh semangat dan optimisme.

Ayi Suryana, SE, ditunjuk sebagai Ketua FTI Kabupaten Garut dalam struktur kepengurusan yang baru. Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua FTI Jawa Barat, didampingi oleh sejumlah tokoh penting seperti Penasehat FTI Jawa Barat H. Ato Hermanto, perwakilan KONI Kabupaten Garut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora), serta Pengurus Provinsi (Pengprov) FTI Jawa Barat.

Langkah Baru di Dunia Olahraga

Dalam sambutan perdananya sebagai ketua, Ayi Suryana SE menyampaikan bahwa menerima amanah ini merupakan babak baru dalam pengabdiannya, khususnya di dunia olahraga. Meski bukan berasal dari latar belakang atletik, Ayi mengaku tertantang dan optimis dapat membawa triathlon menjadi olahraga yang digemari masyarakat Garut.

“Triathlon ini bukan olahraga biasa. Ini adalah kombinasi dari tiga cabang olahraga berat: berenang, bersepeda, dan berlari. Tentu membutuhkan kesiapan fisik yang luar biasa, dan justru di situ daya tariknya,” ujar Ayi. Sabtu, (17/05/2025).

Ia menambahkan bahwa olahraga triathlon tengah mengalami perkembangan pesat di tingkat nasional dan internasional, dan saatnya Garut turut ambil bagian dalam kebangkitan ini. Untuk itu, Ayi menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar lebih mengenal dan tertarik mencoba triathlon, baik sebagai olahraga prestasi maupun rekreasi.

Membangun dari Dasar: Pembinaan dan Infrastruktur

Lebih jauh, Ayi mengajak seluruh jajaran pengurus yang baru dilantik untuk bekerja secara kolektif dan kolaboratif dalam membangun pondasi FTI di Garut. Fokus awal organisasi ini, kata Ayi, adalah pada pembinaan atlet muda dan penyediaan sarana serta prasarana latihan yang memadai.

“Kita tidak bisa berbicara prestasi tanpa pembinaan. Kami akan menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah, komunitas olahraga, serta pemerintah daerah untuk mencari bibit unggul dan mendampingi mereka hingga mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” tegasnya.

Salah satu target jangka menengah yang telah ditetapkan adalah kesiapan FTI Garut untuk turut serta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Popprov) Jawa Barat tahun 2026. Garut menargetkan dapat mengirimkan atlet di nomor-nomor triathlon, sekaligus memperkenalkan nama daerah sebagai kekuatan baru dalam cabang olahraga ini.

Dukungan Berbagai Pihak

Ketua FTI Jawa Barat dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kesiapan Garut dalam membentuk kepengurusan dan menumbuhkan semangat olahraga baru. Ia menegaskan bahwa pengurus FTI Garut yang baru diharapkan mampu menjadi pionir pembinaan triathlon di wilayah Priangan Timur.

Penasehat FTI Jabar H. Ato Hermanto pun menyatakan dukungannya terhadap seluruh pengurus. Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar formalitas, tapi awal dari gerakan olahraga baru yang potensial membawa nama baik daerah.

“Triathlon adalah olahraga masa depan. Ia melatih ketangguhan, keuletan, dan disiplin. Tiga nilai ini juga yang dibutuhkan dalam membangun karakter generasi muda kita,” ujar Ato.

Harapan Baru bagi Olahraga Garut

Dengan pelantikan ini, terbuka harapan baru bagi Kabupaten Garut untuk tidak hanya mengembangkan olahraga triathlon, tetapi juga memperluas spektrum olahraga prestasi di daerah. Kepengurusan FTI Garut diharapkan menjadi lokomotif perubahan, tidak hanya dari segi teknis olahraga, tetapi juga sebagai sarana membentuk generasi muda yang sehat, kuat, dan berprestasi.

“Harapan baru, olahraga baru, dan tentunya prestasi baru. Kami di FTI Garut siap menjadi bagian dari kebangkitan olahraga Kabupaten Garut,” pungkas Ayi Suryana SE dengan penuh semangat. (Red)
Baca Juga :  Imas Aan Ubudiyah Kecam Dugaan Intimidasi Warga Pengkritik Kebijakan Desa

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Soroti Kekosongan Dirut PDAM Tirtawening, Desak Seleksi Transparan
Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat
Alih Fungsi Lahan Tak Terkendali dan Minim RTH, Industri Leles Terancam Krisis Lingkungan
HMI Cabang Garut Serahkan Dua Policy Brief Strategis kepada Bupati, Soroti BUMD dan TJSLP
Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025, Fraksi Gerindra Soroti Kualitas Data hingga Arah Kebijakan
Gelar Pesona Budaya Garut 2026 dalam Perspektif Bahasa, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Polemik Muscab PPP Garut: 35 PAC Tolak Lokasi di Pesantren Zawiyah, Soroti Netralitas dan Perizinan
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 00:04 WIB

Aliansi Mahasiswa Soroti Kekosongan Dirut PDAM Tirtawening, Desak Seleksi Transparan

Rabu, 29 April 2026 - 20:06 WIB

Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat

Selasa, 28 April 2026 - 22:05 WIB

Alih Fungsi Lahan Tak Terkendali dan Minim RTH, Industri Leles Terancam Krisis Lingkungan

Selasa, 28 April 2026 - 19:00 WIB

HMI Cabang Garut Serahkan Dua Policy Brief Strategis kepada Bupati, Soroti BUMD dan TJSLP

Selasa, 28 April 2026 - 18:38 WIB

Paripurna LKPJ 2025, Fraksi Golkar Tekankan Pentingnya Pengelolaan Media Sosial dan Jaga Komunikasi 

Berita Terbaru