Bhabinkamtibmas Polsek Cikelet Monitoring Ketahanan Pangan Jagung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan di wilayah pedesaan, Polisi Penggerak Ketahanan Pangan dari Polsek Cikelet melakukan kegiatan monitoring di Desa Cikelet, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut. Kegiatan ini dilaksanakan di lahan tidur yang berlokasi di Kampung Mekarsari RT 04 RW 06. Kamis (30/01/2025).

Monitoring yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Polsek Cikelet, Bripka Mugiarman. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program pemanfaatan lahan tidur sebagai sumber ketahanan pangan bagi masyarakat.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga diberikan motivasi dan arahan kepada warga agar terus mengoptimalkan lahan pekarangan mereka guna mendukung kebutuhan ekonomi dan pangan keluarga.

Dari hasil monitoring, diketahui bahwa pemanfaatan lahan pekarangan rumah cukup optimal, Sebagian hasil panen digunakan untuk konsumsi keluarga, sementara sebagian lainnya dijual sebagai sumber pendapatan tambahan bagi warga.

Namun demikian, terdapat beberapa kendala yang diidentifikasi dalam pelaksanaan program ini, salah satunya adalah kebutuhan akan pelatihan pembuatan pupuk organik dan inovasi irigasi sederhana.

Oleh karena itu, diperlukan dukungan lebih lanjut untuk meningkatkan produktivitas serta efektivitas program pemanfaatan lahan pekarangan ini.

Polisi Penggerak Ketahanan Pangan juga merekomendasikan agar monitoring dilakukan secara berkala guna memastikan keberlanjutan program.

Pemanfaatan lahan pekarangan terbukti memberikan manfaat positif bagi warga, baik dari segi ketahanan pangan maupun peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat. Selain itu, tanaman jagung yang ditanam oleh warga saat ini masih dalam tahap pemupukan dan pemeliharaan, termasuk penyemprotan obat untuk mengatasi hama ulat.

Diharapkan dengan adanya program ini, masyarakat semakin sadar akan pentingnya pemanfaatan lahan pekarangan secara optimal sehingga dapat membantu mewujudkan swasembada pangan nasional. (Panji)

Baca Juga :  "Retaknya Benteng Moral di Garut: Seruan Darurat untuk Kemanusiaan"

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
KPK Tetapkan Eks Menag RI Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
Unit Reskrim Polsek Garut Kota Tangkap Pelaku Penganiayaan Bersajam Gergaji
Kasus Curanmor Terungkap, Polsek Tarogong Kidul Tangkap Pelaku dan Penadah
Cekcok Retribusi di Pantai Santolo Berujung Penganiayaan, Polsek Cikelet Amankan Terduga Pelaku
Pengrusakan Instalasi di Cipicung: PDAM Tirta Intan Garut Tempuh Jalur Hukum
Brigade PII Garut Gelar Seminar Lingkungan dan Kebencanaan serta Buka Green Leadership Camp 2025
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Jumat, 9 Januari 2026 - 16:32 WIB

KPK Tetapkan Eks Menag RI Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji

Jumat, 9 Januari 2026 - 10:40 WIB

Unit Reskrim Polsek Garut Kota Tangkap Pelaku Penganiayaan Bersajam Gergaji

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:45 WIB

Kasus Curanmor Terungkap, Polsek Tarogong Kidul Tangkap Pelaku dan Penadah

Berita Terbaru