Dedi Mulyadi Genjot Program”Jabar Caang”,121.871 Sambungan Listrik Siap Dihidupkan Tahun 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 7 Mei 2025 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Nusaharianmedia.com – Gubernur Jawa Barat, H. Dedi Mulyadi, S.H., M.H., kembali menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan pemerataan pembangunan melalui program unggulan “Jabar Caang”. Program ini menargetkan daerah-daerah terpencil yang selama ini belum menikmati akses listrik memadai.

Tahun 2025, program ini mendapat dorongan besar lewat Bantuan Listrik Desa (Lisdes) yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dengan total 121.871 sambungan listrik baru yang akan tersebar di seluruh kabupaten/kota Jawa Barat.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa listrik bukan sekadar kebutuhan rumah tangga, tetapi kunci penggerak ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan teknologi.

“Kita ingin memastikan tidak ada satu pun warga Jawa Barat yang tertinggal dalam kemajuan. Listrik itu hak rakyat, simbol keadilan,” tegasnya dalam keterangan pers. Rabu, (07/05/2025).

Program Jabar Caang digagas sebagai langkah strategis untuk meningkatkan rasio elektrifikasi hingga mencapai target 100%. Saat ini, sejumlah desa di Jawa Barat masih bergantung pada genset atau bahkan belum pernah merasakan listrik. Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan PLN dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) guna membangun infrastruktur kelistrikan hingga pelosok.

Bantuan Lisdes dari APBN 2025 akan mencakup pembangunan jaringan distribusi, pemasangan instalasi rumah tangga, dan meteran listrik secara gratis bagi warga kurang mampu. Ini menjadi jumlah sambungan listrik terbesar sepanjang sejarah program Lisdes di provinsi ini.

Dampak Positif di Berbagai Sektor
Dengan hadirnya listrik, anak-anak desa dapat belajar dengan nyaman pada malam hari, pelaku usaha kecil bisa meningkatkan produksi, dan layanan kesehatan seperti puskesmas pembantu atau posyandu semakin optimal.

Di sisi lain,tidak hanya berdampak pada kehidupan sehari-hari, program ini juga diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat.

Rencana Jangka Panjang
Dedi Mulyadi menekankan bahwa program Jabar Caang tidak hanya berhenti di tahun 2025. Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen menjadikan program ini sebagai bagian dari rencana jangka panjang demi mewujudkan provinsi yang benar-benar merata secara energi.

Sinergi dengan pemerintah pusat dan sektor swasta akan terus diperkuat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur energi.

“Kalau seluruh desa sudah terang, itu artinya Jawa Barat sudah melangkah maju,” ujar Dedi optimistis.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, Jawa Barat kini berada di jalur yang tepat untuk menciptakan pemerataan energi, yang pada akhirnya akan membuka jalan menuju kesejahteraan yang lebih inklusif bagi seluruh warganya. (Komisaris)
Baca Juga :  KAMMI Garut Serukan Penguatan Moralitas, Ketahanan Sosial, dan Perlindungan Generasi Muda

Berita Terkait

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”
Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin
Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan
ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok
Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 21:32 WIB

Generasi Muda Terancam, Sekjen ABAG Tedi Sutardi Pertanyakan Keseriusan APH, Soroti Ketidakhadiran Kapolres Garut: “Kami Tidak Akan Diam!”

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:16 WIB

Musda Golkar Garut di Persimpangan: Kader Murni, Diskresi, dan Taruhan Masa Depan Partai Beringin

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:23 WIB

Imam Al Fiqri Terpilih sebagai Ketua DPK GMNI STIE Yasa Anggana Garut, Siap Lanjutkan Estafet Perjuangan

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:11 WIB

ABAG Geruduk Pemkab Garut, Pertanyakan Keseriusan Lindungi Generasi Muda di Tengah Maraknya Peredaran Obat Keras Ilegal dan Miras, Desak APH Bongkar hingga ke Pemasok

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Berita Terbaru