Pelantikan P3K Tahap 1 Jadi Sorotan, Tenaga Honorer Tagih Kepastian

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 April 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Saat ini jagat maya tengah diramaikan dengan perbincangan terkait pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) tahap 1 di Kabupaten Garut. Sebuah video yang beredar menyebutkan bahwa pelantikan akan berlangsung pada 8 April 2025, menjadi angin segar bagi ribuan tenaga honorer yang telah lama menanti kepastian.

Salah seorang tenaga honorer, Usep Budi Yustitia, yang telah mengabdi selama 20 tahun di Dinas Lingkungan Hidup, mengaku hingga kini belum ada kejelasan dari pihak pemerintah daerah maupun dinas terkait. “Kami kehilangan informasi, tidak tahu harus mengadu kepada siapa,” ujarnya. Rabu,(02/04/2025).

Usep menambahkan bahwa hingga saat ini dinas terkait belum memberikan kepastian mengenai proses Pertimbangan Teknis (Pertek). Ia berharap pemerintah lebih proaktif dalam memberikan informasi terkait perkembangan pertek, agar para P3K tidak terus-menerus digantung dengan harapan yang belum pasti.

Para tenaga honorer yang tergabung dalam P3K tahap 1 mengajukan beberapa tuntutan kepada Bupati Garut, antara lain:

1. Jadwal Pelantikan yang Jelas
Mereka berharap pelantikan dapat dilakukan sebelum 15 April 2025 agar dapat segera bekerja secara resmi.

2. Momentum 100 Hari Kerja Bupati
Para honorer menilai bahwa pelantikan 1.600 P3K akan menjadi pencapaian penting dalam 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Garut.

3. Transparansi BKD
Mereka meminta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Garut untuk transparan mengenai jumlah Pertek yang telah selesai, mengingat daerah lain dengan jumlah peserta lebih besar telah menyelesaikan proses ini pada Maret lalu. Selain itu, mereka mendesak tindakan tegas terhadap oknum yang memperlambat proses pelantikan.

4. Bukan Soal THR, Tapi Kepastian Nasib
Para honorer menegaskan bahwa mereka tidak meminta Tunjangan Hari Raya (THR), melainkan kejelasan terkait pelantikan yang sudah mereka nantikan.

5. SK Harus Ditandatangani Bupati
Mereka juga menekankan bahwa SK P3K seharusnya ditandatangani langsung oleh Bupati, bukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Harapan besar disematkan kepada Pemkab Garut agar segera melantik mereka dalam waktu dekat, sehingga para tenaga honorer dapat bekerja lebih fokus dan tenang tanpa ketidakpastian yang berlarut-larut. (Red)

Baca Juga :  Polsek Leles Evakuasi Kebakaran Rumah Panggung di Desa Cipancar

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 157 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru