PESOKAB 2025 Resmi Digelar, Diikuti 236 Atlet SLB, Jadi Ajang Seleksi Menuju PESODA Jawa Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 17 Desember 2025 — Pekan Special Olympics Kabupaten (PESOKAB) Garut Tahun 2025 resmi digelar di GOR RAA Adiwijaya, Kabupaten Garut. Kegiatan ini menjadi ajang olahraga sekaligus ruang inklusif bagi atlet penyandang disabilitas intelektual untuk menunjukkan kemampuan, semangat juang, dan prestasi mereka.

 

Ketua Pelaksana PESOKAB Garut 2025, H. Titosugito, M.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Garut sekaligus agenda penutup tahun 2025.

 

“PESOKAB ini merupakan pekan Special Olympics tingkat kabupaten. Alhamdulillah, tahun ini diikuti sekitar 236 atlet dari 35 Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Garut, ditambah dua atlet dari jalur homeschooling,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PESOKAB 2025 mempertandingkan tujuh cabang olahraga dan kesenian, di antaranya atletik dengan berbagai nomor lari dan lempar, bocce, bola basket, tenis meja, renang, serta satu nomor kesenian.

 

“Total ada tujuh nomor yang diperlombakan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga seleksi atlet SOIna Kabupaten Garut untuk persiapan menuju Pekan Special Olympics Daerah (PESODA) tingkat Jawa Barat,” jelasnya.

Baca Juga :  Ayi Suryana Wakil Ketua DPRD Garut Ucapkan Selamat kepada Ade Hendarsyah, Tegaskan Komitmen Perkuat Gerakan Pramuka

 

Menurutnya, PESODA setara dengan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang diikuti seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Atlet-atlet berprestasi pada PESOKAB 2025 akan didata dan dipersiapkan secara khusus.

 

“Para juara akan kita inventarisir dan dibina sejak dini. Targetnya, saat PESODA digelar pada 2026, SOIna Kabupaten Garut sudah benar-benar siap,” katanya.

 

Ia menambahkan, PESOKAB 2025 merupakan pelaksanaan keempat secara berkelanjutan sejak 2022. Hal tersebut menjadi bukti komitmen SOIna Kabupaten Garut dalam pembinaan atlet penyandang disabilitas intelektual.

 

“Kegiatan ini sudah berlangsung sejak 2022 hingga 2025. Ini menunjukkan konsistensi dan komitmen kami dalam pembinaan atlet,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa PESOKAB bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana pembinaan mental, fisik, dan sosial bagi atlet. Melalui kegiatan ini, para atlet diharapkan semakin percaya diri dan termotivasi untuk terus berlatih serta berprestasi di level yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Milad ke-25 BAZNAS Garut, Bupati Tekankan : Pengelolaan Zakat Harus Profesional dan Tepat Sasaran

 

“Special Olympics adalah gerakan inklusi. Kami ingin menunjukkan bahwa setiap anak bangsa memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas intelektual,” tuturnya.

 

Selain itu, PESOKAB 2025 juga menjadi momentum meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penerimaan, dukungan, dan penghargaan terhadap penyandang disabilitas. Kehadiran orang tua, pelatih, relawan, serta berbagai pihak terkait turut menambah semarak dan makna kegiatan.

 

Ia juga mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi atlet SOIna Garut di tingkat internasional. Beberapa waktu lalu, tim sepak bola Special Olympics Indonesia berhasil menjuarai ajang Asia Pasifik, dengan lima atlet asal Garut yang mewakili Jawa Barat dan Indonesia.

 

“Prestasi tersebut membuktikan bahwa PESOKAB memiliki peran penting. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, anak-anak kita mampu berprestasi hingga tingkat internasional,” pungkasnya.

(Hil)

 

Berita Terkait

Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan
DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa
Bansos Garut Jadi Sorotan: Rumah Nyaris Roboh Tak Dapat Bantuan, Pemilik Mobil Justru Terdaftar Penerima
DKKG Garut Gelar Festival Pembudayaan Olah Raga Tradisional, Perkuat Pelestarian Budaya Lokal
Bidang ESDM PB HMI Gaungkan Pentingnya Geothermal untuk Masa Depan Energi Indonesia
Parkir Liar Jadi Sorotan, Dishub Garut Optimalkan Penataan dan Penegakan Aturan Tahun 2026
Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis
DPPKBPPPA Garut Perkuat Edukasi Perlindungan Anak demi Wujudkan Generasi Sehat dan Berkarakter
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:44 WIB

Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:32 WIB

DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:43 WIB

Bansos Garut Jadi Sorotan: Rumah Nyaris Roboh Tak Dapat Bantuan, Pemilik Mobil Justru Terdaftar Penerima

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:41 WIB

Bidang ESDM PB HMI Gaungkan Pentingnya Geothermal untuk Masa Depan Energi Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:41 WIB

Parkir Liar Jadi Sorotan, Dishub Garut Optimalkan Penataan dan Penegakan Aturan Tahun 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Panen Jagung Kuartal II Digelar, Ayi Suryana Apresiasi Kapolres Garut

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:11 WIB

Uncategorized

Pemkab dan Kadin Garut Kolaborasi Percepat Legalitas UMKM

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:36 WIB