PLT Kadis Damkar Garut, Odik Sodikin, S.Sos.,M.Si: “Kami Akan Fokus Pada Pelayanan dan Penyelamatan”

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 April 2025 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_32

oplus_32

Garut,Nusaharianmedia.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Garut kini memasuki babak baru kepemimpinan di bawah komando Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas, Odik Sodikin, S.Sos., M.Si. Dalam arah kebijakannya, Odik menyatakan akan memfokuskan kinerja institusinya pada dua aspek utama: pelayanan kepada masyarakat dan penyelamatan dalam arti luas.

Dalam wawancara khusus dengan awak media, Odik selaku PLT. menegaskan bahwa paradigma tugas Damkar tidak hanya berkutat pada penanggulangan kebakaran, namun telah berevolusi menjadi garda terdepan dalam upaya penyelamatan dan perlindungan masyarakat dari berbagai situasi darurat.

“Damkar saat ini tidak hanya identik dengan api dan kobaran. Kami hadir di berbagai aspek kedaruratan, mulai dari evakuasi hewan liar yang membahayakan, penanganan kebocoran gas, pertolongan pada korban kecelakaan lalu lintas, hingga upaya penyelamatan saat terjadi bencana seperti banjir atau longsor,” ujar Odik. Selasa,(15/04/2025).

Menurut Odik, arah baru ini bukan tanpa dasar. Ia melihat tuntutan masyarakat terhadap kecepatan dan kualitas pelayanan publik semakin tinggi. Untuk itu, reformasi internal Damkar menjadi langkah utama yang akan segera ditempuh.

Tingkatkan Respons dan Profesionalisme

Salah satu fokus Odik adalah meningkatkan response time atau waktu tanggap petugas Damkar dalam merespons laporan dari masyarakat. Hal ini dianggap krusial mengingat dalam situasi darurat, setiap detik sangat menentukan keselamatan jiwa dan aset warga.

“Respons cepat adalah ukuran utama keberhasilan Damkar. Karena itu, kami sedang menyusun sistem pelaporan yang lebih efisien, memperkuat komunikasi lintas sektor, dan memperbanyak pelatihan bagi petugas agar lebih sigap di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peningkatan profesionalisme dan disiplin anggota Damkar. Evaluasi internal pun telah dilakukan, termasuk mengidentifikasi kebutuhan pelatihan teknis serta penambahan peralatan pendukung.

“Kami tidak bisa bekerja maksimal jika hanya mengandalkan semangat. Butuh dukungan fasilitas, SDM yang mumpuni, serta sistem kerja yang transparan dan terukur,” tambah Odik.

Bangun Sinergi dan Edukasi Publik

Tidak hanya mengandalkan kekuatan internal, Damkar Garut juga akan lebih aktif membangun sinergi dengan instansi lain seperti BPBD, TNI/Polri, PMI, hingga relawan masyarakat sipil. Menurut Odik, penyelamatan adalah tanggung jawab bersama yang membutuhkan kolaborasi kuat antar-lembaga.

“Kami membuka ruang koordinasi dengan semua pihak. Bahkan kami dorong terbentuknya relawan penyelamatan di tiap desa yang akan dilatih oleh Damkar,” ungkapnya.

Lebih jauh, edukasi kepada masyarakat pun tak luput dari perhatian. Melalui program sosialisasi ke sekolah, kantor pemerintahan, dan lingkungan warga, Damkar akan memperluas pemahaman publik soal pencegahan kebakaran dan langkah penyelamatan awal.

Harapan Baru untuk Damkar Garut

Odik Sodikin menutup pernyataannya dengan harapan agar kehadiran Damkar di tengah masyarakat bukan hanya terlihat saat sirine meraung di jalan, tapi benar-benar dirasakan sebagai lembaga penyelamat yang humanis, terpercaya, dan profesional.

“Kita ingin Damkar menjadi rumah kedua masyarakat saat mereka butuh pertolongan. Inilah semangat baru yang akan kami bawa: cepat, sigap, dan tulus melayani,” pungkasnya.

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu menjadi angin segar bagi institusi Damkar Garut, menjadikan dinas ini semakin relevan dan dibutuhkan, serta membawa nilai kemanusiaan sebagai inti dari setiap tugas dan tindakan yang dilakukan. (DIX)

Baca Juga :  Ratusan Personil Gabungan Dikerahkan untuk Operasi Keselamatan Lodaya 2025 di Sumedang

Berita Terkait

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?
Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak
Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim
Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut
Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak
Jalan Pembangunan hingga Ahmad Yani Diusulkan Jadi Jalan Provinsi, PUPR Garut Masih Kaji Status dan Konektivitas
MUI Kabupaten Garut Dukung Penuh Gerakan Aliansi Bela Anak Bangsa dalam Pencegahan Penyalahgunaan Obat Keras, Minuman Keras, dan Narkoba
Dugaan Pengondisian Lelang Garut Market City, Oknum Dinas Indag Disorot, Pengusaha Lokal Desak Transparansi
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:43 WIB

Menakar Efektivitas Kapolres Baru: Mengapa Razia Miras dan Obat Keras di Garut Selalu Kandas di Permukaan?

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bukan Sekadar Surat Edaran, Ketua DPRD Garut Aris Munandar Dorong Perbup Jam Malam Anak demi Perlindungan Anak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Golkar Garut Peringati HUT ke-50 Ketua Umum DPP Golkar Bahlil Lahadalia dengan Doa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:42 WIB

Bangun Budaya Berkendara Aman Sejak Dini, inDrive Tuntaskan “Drive Your Future” di SMKN 2 Garut

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:50 WIB

Perkuat Perlindungan Generasi Muda, Kapolres Garut Bersinergi dengan DPRD Dorong Penguatan Regulasi Jam Malam Anak

Berita Terbaru