Polisi Cek TKP Korban Kecelakaan Kereta Api di Leuwigoong

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 16 Maret 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebuah kecelakaan kereta api terjadi di wilayah Kecamatan Leuwigoong, tepatnya di perlintasan rel kereta api Km 910, Kp. Nenggeng, Desa Dungusiku, pada sekitar pukul 11.15 WIB. Minggu (16/03/2025).

Kapolsek Leuwigoong IPDA Asep Juarna mengatakan korban adalah seorang remaja bernama Gallank Satria Mega, 16 tahun, warga Kampung Cikoang Kulon, Desa Sindangsari, Kecamatan Leuwigoong.

Peristiwa tragis tersebut terjadi saat Gallank sedang duduk di pinggir rel kereta api, tepat di got yang jaraknya hanya sekitar 80 cm dari rel.

Menurut keterangan saksi, Dadang Sutisna, yang sedang menanam tembakau di sekitar perlintasan rel, ia sempat berteriak memperingatkan korban agar menjauh dari rel karena kereta api akan melintas.

Namun, setelah kereta api lewat, saksi melihat Gallank sudah tidak berada di tempat semula dan terjatuh ke bawah got, diduga terserempet kereta api.

Saksi segera mendatangi korban dan meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang mengetahui rumah korban langsung menghubungi orangtua Gallank dan menuju ke lokasi kejadian.

Sesampainya di lokasi, orangtua korban langsung membawa Gallank yang terluka parah ke Puskesmas Leuwigoong.

Dari hasil pemeriksaan medis, kondisi korban sangat serius dengan luka robek di bagian kepala kiri serta luka lecet di tangan dan kaki.

Mengingat kondisinya yang kritis, korban segera dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Slamet Garut untuk perawatan lebih lanjut.

“Mengetahui kejadian ini kami segera melakukan serangkaian langkah untuk menangani kejadian ini, termasuk mendatangi lokasi kecelakaan, meminta keterangan dari saksi, serta berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti Kepala Stasiun Karangsari.” Ujar Kapolsek.

Hingga saat ini, laporan dari masinis kereta api belum diterima, dan pihak keluarga masih fokus pada upaya penyelamatan korban.

“Kecelakaan ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan di sekitar perlintasan rel kereta api, Kami mengimbau warga agar selalu berhati-hati dan perlu pengawasan terhadap anak agar kejadian serupa tidak terjadi kembali.” Pungkas Kapolsek. (DENS)

Baca Juga :  Kang Darda: Lebak Siuh Miliki Aroma Khas dari Lereng Karangpawitan, Mampu Menyihir Pecinta Kopi

Berita Terkait

Ferry Nurdiansyah Kritik Keras KDM: “Jangan Hanya Himbauan, Kalau Berani Buat Perda!”
Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026
Dari SP-1 ke Meja Hijau: Sengketa Aset Teras Cimanuk Kian Panas, Syam Yousef Gugat Pemkab Garut
Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan
SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi
Aktivis Muda Aka Sudrajat Soroti Kualitas, Makanan” Kinerja Satgas BGN Banjarwangi Dipertanyakan
Yudha Puja Turnawan Kunjungi Korban Kebakaran di Cisurupan, Dorong Pemkab Garut Tanggap Segera Bangun Kembali Hunian
Perumda Tirta Intan Garut Pastikan Pelayanan Optimal Selama Libur Idul Fitri 1447 H
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 00:40 WIB

Ferry Nurdiansyah Kritik Keras KDM: “Jangan Hanya Himbauan, Kalau Berani Buat Perda!”

Rabu, 8 April 2026 - 16:53 WIB

Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026

Selasa, 7 April 2026 - 13:13 WIB

Dari SP-1 ke Meja Hijau: Sengketa Aset Teras Cimanuk Kian Panas, Syam Yousef Gugat Pemkab Garut

Senin, 6 April 2026 - 22:09 WIB

Krisis Kualitas MBG di Garut Satu Pekan dua Insiden : SPPG Pasirkiamis dan Banjarwangi Picu Alarm Keras, Pengawasan Dipertanyakan

Senin, 6 April 2026 - 21:11 WIB

SPPG Pasirkiamis Diduga Lalai terhadap Standar Keselamatan, Masyarakat Pertanyakan Pengawasan Produksi

Berita Terbaru