Polsek Bungbulang Cek Daerah Aliran Sungai Pasca Hujan Lebat di Kecamatan Mekarmukti

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Kapolsek Bungbulang melalui Kapolsubsektor Mekarmukti bersama tim melaksanakan pemeriksaan dan pemantauan daerah aliran sungai Cirompang yang terdampak akibat hujan lebat yang terjadi pada Minggu, 23 Februari 2025.

Kapolsek Bungbulang mengatakan pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kondisi terkini serta mengantisipasi dampak lebih lanjut dari luapan air sungai yang melanda beberapa wilayah di Desa Jagabaya.

“Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB di Kampung Saparantu, RT.01 RW.04, Desa Jagabaya, Kecamatan Mekarmukti, Kabupaten Garut. Pemeriksaan dilakukan untuk menilai kerusakan dan dampak banjir yang terjadi pada sejumlah titik” Ujar Kapolsek Bungbulang, Senin (24/02/2025).

Adapun beberapa wilayah yang terdampak banjir akibat hujan lebat diantaranya Kampung Saparantu RT.01,02 RW.04: Areal sawah seluas sekitar 4 hektar tergenang air luapan sungai Cirompang, Kampung Cibentang RT.03 RW.03: Areal sawah dan kebun seluas sekitar 13 hektar tergerus dan berubah menjadi aliran sungai akibat luapan air sungai Cirompang, Kampung Panondaan RT.01 RW.10: Areal sawah seluas 3 hektar terendam air dan material batu dari luapan sungai Cikandang dan Kampung Cijaringao RT.02 RW.05: Areal sawah seluas 3 hektar tergenang air dari luapan sungai Cirompang.

Tugas pemantauan ini dilakukan secara bersama oleh Kapolsubsektor Mekarmukti, Kepala Desa Jagabaya, Satpol PP Kecamatan Mekarmukti, Ketua BPD Desa Jagabaya, dan Kepala Dusun Desa Jagabaya. Semua pihak berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi serta memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Semoga upaya ini dapat mengurangi dampak banjir serta memfasilitasi pemulihan lebih cepat bagi warga yang terdampak banjir. (DENS)

Baca Juga :  Sungguh Tragis : Bocah Usia 11 Tahun Tenggelam di Sungai Irigasi Cibudug Leuwigoong

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Gol Cepat Beckham Antar Persib Tekuk Persija 1-0, Maung Bandung Puncaki Klasemen
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:42 WIB

Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan

Berita Terbaru