Polsek Pameungpeuk Monitoring Evaluasi Material Pasca Longsor

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Jajaran Polsek Pameungpeuk bersama instansi terkait, seperti Babinsa 1119/PMPK, PUPR, Damkar, Dishub, Tagana, serta perangkat desa Pameungpeuk dan Bojong, melaksanakan kegiatan monitoring dan evakuasi material pasca bencana alam tanah longsor. Senin (24/02/2025).

Kapolsek Pameungpeuk IPTU Bangbang Sudarsono mengatakan Kejadian tanah longsor tersebut mengakibatkan jalan Bojong, tepatnya di Kampung Tegal Sari, RT 01/RW 011, Desa Pameungpeuk, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut sempat tertutup material longsor sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan.

Sebagai respons, pihak kepolisian bersama instansi terkait segera melakukan evakuasi material menggunakan alat berat, yaitu 1 unit beko dan 1 unit dump truck.

“Kegiatan evakuasi berjalan lancar, dan hingga pukul 09.40 WIB, proses evakuasi material mencapai 80% dan diperkirakan akan selesai dalam waktu dekat.” Ujar Kapolsek.

Sementara itu, jalan Bojong yang sempat terhalang kini sudah bisa dilalui kendaraan.

Diperkirakan kerugian materi akibat longsor ini mencapai sekitar 20 juta rupiah.

Namun, situasi di wilayah Polsek Pameungpeuk saat ini terkendali dan aman.

Anggota kepolisian masih berjaga di lokasi untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan pasca bencana.

Kegiatan ini menunjukkan kerja sama yang solid antara pihak kepolisian, TNI, dan instansi terkait dalam menangani bencana alam, serta upaya bersama untuk menjaga keselamatan warga dan mempercepat pemulihan pasca bencana. (Panji)

Baca Juga :  Kapolres Garut Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Pemberian Penghargaan

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Gol Cepat Beckham Antar Persib Tekuk Persija 1-0, Maung Bandung Puncaki Klasemen
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:42 WIB

Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan

Berita Terbaru