PPDI Garut Siap Advokasi Masa Depan Desa: Lima Isu Prioritas Didorong Jadi Kebijakan Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Pasca suksesnya Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pada Sabtu, 28 Juni 2025, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Garut langsung tancap gas mengawal hasil-hasil strategis ke tingkat pengambil kebijakan.

Lima isu utama hasil Rakerda akan segera diajukan ke DPRD dan Pemerintah Kabupaten Garut sebagai agenda perjuangan perangkat desa dalam membangun desa berkelanjutan dan berkeadilan.

Ketua PPDI Garut, Muslim Safaat, mengungkapkan bahwa pihaknya telah merampungkan lima agenda prioritas yang akan dikonsultasikan melalui mekanisme resmi audiensi.

“Kelima isu ini adalah komitmen kami sebagai perangkat desa untuk mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan dan berbasis regulasi. Kami sudah ajukan permohonan audiensi untuk menyampaikannya secara langsung,” kata Muslim, Jum’at (04/07/2025).

Lima Agenda Strategis PPDI Garut:

Penguatan Desa Lingkungan Hidup Mendorong perlindungan terhadap hutan desa, wilayah adat, dan peningkatan partisipasi masyarakat lokal melalui kebijakan daerah.

Transformasi Digital dan SPBE di Desa

Percepatan digitalisasi tata kelola pemerintahan desa dan integrasi layanan ke dalam Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Sinkronisasi Perencanaan Pusat,Daerah,Desa

Upaya menghindari tumpang tindih program dengan mendorong regulasi perencanaan yang sinkron dan transparan.

Penguatan Ekonomi Desa dan Ketahanan
Sosial Penegasan dukungan terhadap BUMDes, koperasi desa, dan program sosial seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kesejahteraan warga desa.

Penyesuaian Siltap Perangkat Desa dengan

UMK Desakan agar penghasilan tetap (siltap) perangkat desa disejajarkan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Garut melalui regulasi atau kebijakan diskresi.

Landasan Hukum Diperkuat, Langkah Advokasi Disiapkan

Sekretaris PPDI Garut, Fauzi Firdaus Abduzzaman, menyebutkan bahwa seluruh hasil Rakerda telah disusun dalam resume hukum yang komprehensif oleh Penasehat Hukum PPDI, Dadan Nugraha, S.H.

“Resume hukum ini bukan sekadar catatan aspirasi, tapi sudah dikaji berdasarkan hukum positif dan regulasi yang berlaku. Ini menjadi fondasi kuat dalam advokasi kami,” ujar Fauzi.

Dadan Nugraha turut menegaskan bahwa dokumen tersebut merujuk pada Undang-Undang Desa, Peraturan Pemerintah, dan kebijakan sektoral terkait.

“Kami ingin perjuangan perangkat desa tetap berada di jalur hukum, sistematis, dan terbuka terhadap partisipasi publik. Surat audiensi akan kami kirim dalam waktu dekat,” jelas Dadan.

Siap Bertemu Pimpinan Daerah dan DPRD
PPDI Garut menyatakan kesiapannya mengikuti jadwal audiensi sesuai agenda pimpinan daerah. Forum ini rencananya akan melibatkan:

Bupati dan Wakil Bupati Garut
Sekretaris Daerah
Bagian Hukum Setda
Komisi I dan Badan Legislasi Daerah DPRD Garut
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD)Unsur teknis terkait lainnya.

“Kami berharap, kelima isu ini bisa diterima sebagai prioritas dalam pembentukan kebijakan ke depan. Ini soal arah pembangunan desa, bukan semata kepentingan perangkatnya,” tegas Muslim. (Red)
Baca Juga :  Kapolres Garut Pimpin Langsung Operasi Premanisme di Kawasan Industri

Berita Terkait

Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak
Presidium RRG: Menjamurnya Warung Tramadol Jadi Bukti Nyata Pemkab Dinilai Abai Lindungi Generasi Muda Garut
Komisi IV DPRD Garut Soroti KUA-PPAS Disdik 2027, Yudha Puja Turnawan Desak Kesejahteraan PPPK dan Percepatan Penugasan 398 Kepala Sekolah
Dugaan Penjualan Seragam Rp1,5 Juta di SMP Negeri Jadi Sorotan DPRD Garut
Tak Hanya Publikasi, Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lewat Rotinsulu Care Live
Temukan Lansia Desil 2 Belum Tersentuh Bansos, Ketua DPRD Garut Aris Munandar dan Yudha Puja Turnawan Minta Dinsos Evaluasi Total Pendataan Kemiskinan
Muda Bergerak, Ketua DPD KNPI Garut Agil Syahrizal Tegaskan KNPI Impact sebagai Wadah Aksi Nyata Pemuda Jadi Ruang Kolaborasi Nyata Pemuda untuk Menjaga Lingkungan
Dorong Semangat Belajar, Ketua Yayasan As-Saefulloh Garut Bagikan Seragam Gratis dan Santunan Duafa
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:21 WIB

Aksi Sosial Warnai Harlah KNPI ke-53, Agil Syahrizal: Kolaborasi Wujud Nyata Pemuda Peduli dan Berdampak

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:42 WIB

Presidium RRG: Menjamurnya Warung Tramadol Jadi Bukti Nyata Pemkab Dinilai Abai Lindungi Generasi Muda Garut

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:16 WIB

Komisi IV DPRD Garut Soroti KUA-PPAS Disdik 2027, Yudha Puja Turnawan Desak Kesejahteraan PPPK dan Percepatan Penugasan 398 Kepala Sekolah

Selasa, 21 Juli 2026 - 17:38 WIB

Dugaan Penjualan Seragam Rp1,5 Juta di SMP Negeri Jadi Sorotan DPRD Garut

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:24 WIB

Tak Hanya Publikasi, Bupati Garut Dorong Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lewat Rotinsulu Care Live

Berita Terbaru