Presiden RI Prabowo Resmikan Proyek Energi Besar di PLTA Jatigede

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 Januari 2025 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumedang,Nusaharianmedia.com – Presiden Prabowo Subianto, didampingi Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Jatigede pada Senin (20/1/2025). PLTA ini merupakan bagian dari 26 proyek pembangkit listrik yang diresmikan secara serentak di 18 provinsi di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyatakan kebanggaannya atas keberhasilan proyek ini, yang ia sebut sebagai salah satu langkah besar dalam sejarah transformasi energi Indonesia.

“Ini mungkin peresmian proyek energi terbesar di dunia—3,2 gigawatt sekaligus—dengan tambahan 11 proyek gardu dan jaringan listrik,” ujarnya. Senin,(20/01/2025).

Prabowo menegaskan pentingnya kemandirian energi untuk mendorong industrialisasi, hilirisasi sumber daya alam, dan mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar. Ia optimistis, Indonesia dapat mencapai swasembada energi dalam lima tahun ke depan.

“Transformasi energi sangat penting untuk menjadi negara modern, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kemiskinan. Kita kini termasuk negara terdepan dalam transformasi menuju energi bersih dan terbarukan,” tambahnya.

Presiden juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat, termasuk pekerja konstruksi, manajer proyek, dan instansi pemerintah, atas kontribusi mereka dalam menyukseskan proyek ini.

PLTA Jatigede, dengan kapasitas 2×55 megawatt (MW), memanfaatkan debit air dari Waduk Jatigede yang dibangun oleh Kementerian PUPR. Listrik dari PLTA ini dialirkan melalui Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kiloVolt (kV) menuju Gardu Induk di Kadipaten dan Sunyaragi.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyoroti kebutuhan listrik di ribuan dusun yang belum teraliri listrik, dengan dana Rp48 triliun yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini dalam lima tahun mendatang.

“Indonesia akan terus maju, langkah demi langkah, menuju negara yang kuat, modern, dan berbasis industri,” pungkasnya. (Eldy.S)

Baca Juga :  Musda XVI KNPI Garut kukuhkan Agil Syahrizal Sebagai Ketua DPD KNPI Garut

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Gol Cepat Beckham Antar Persib Tekuk Persija 1-0, Maung Bandung Puncaki Klasemen
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 12:42 WIB

Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan

Berita Terbaru