Radit Julian Desak Pemerintah Segera Atasi Defisit RSUD dr. Slamet Garut

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com – Krisis keuangan yang tengah melanda RSUD dr. Slamet Garut menuai sorotan tajam dari berbagai kalangan. Defisit anggaran yang mencapai puluhan miliar rupiah dinilai telah menempatkan rumah sakit rujukan terbesar di Kabupaten Garut itu pada situasi darurat, bahkan berpotensi mengganggu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

 

Radit Julian, aktivis sekaligus pemerhati kebijakan publik, angkat bicara terkait persoalan ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak boleh abai, sebab keberlangsungan RSUD dr. Slamet menyangkut kemaslahatan dan keselamatan nyawa ribuan warga Garut.

Baca Juga :  Pembangunan Jalan Hotmix di Sukamukti : Infrastruktur Desa Semakin Berkembang

 

“Pertanyaan mendasar adalah, ke mana arah pengelolaan rumah sakit ini hingga bisa mengalami defisit sedemikian besar? Pemerintah harus segera hadir dengan langkah nyata, bukan sekadar wacana. Jangan biarkan pelayanan kesehatan publik terancam karena kelalaian tata kelola,” tegas Radit, Kamis (28/8/2025).

 

Menurutnya, defisit RSUD dr. Slamet Garut bukan sekadar persoalan teknis keuangan, melainkan problem serius tata kelola anggaran daerah yang membutuhkan tindakan tegas. Ia meminta pemerintah daerah bersama DPRD segera duduk bersama untuk mencari solusi konkret dan menyelamatkan RSUD dari potensi kolaps.

Baca Juga :  Seminar Naskah Akademik PII Garut Dorong Perda Pendidikan Karakter Berbasis Pancasila, Islam, dan Budaya Sunda

 

“Kalau masalah ini dibiarkan berlarut-larut, yang menjadi korban adalah rakyat kecil yang sangat bergantung pada layanan RSUD. Pemerintah harus hadir segera, lakukan audit, dan tindak tegas jika ada penyimpangan,” tambahnya.

 

Radit menegaskan, rumah sakit daerah bukan sekadar institusi pelayanan, melainkan urat nadi kesehatan masyarakat Garut. Karena itu, ia mendesak semua pihak untuk menaruh perhatian penuh dan segera membereskan persoalan defisit tersebut demi kepentingan bersama.

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru