Sinergi Masyarakat dan Pemerintah, Pemkab Garut Terima Hibah Tanah di Kelurahan Karangmulya sebagai Wujud Nyata Dukungan terhadap Pembangunan Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 19:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Nusaharianmedia.com 13 November 2025 — Pemerintah Kabupaten Garut secara resmi menerima hibah tanah dari masyarakat Kampung Ciparay RW 01, Kelurahan Karangmulya, Kecamatan Karangpawitan, yang diperuntukkan bagi pembangunan jalan umum. Langkah ini menjadi wujud nyata kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendukung pembangunan infrastruktur di daerah.

 

Prosesi penyerahan hibah tanah berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, disaksikan langsung oleh Wakil Bupati Garut drg. Putri Karlina, didampingi Asisten Daerah (Asda) Kabupaten Garut Drs. Bambang Hafidz, M.Si, perwakilan dari Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Saepul Hidayat, S.STP., M.Si, M.Ak, Camat Karangpawitan Drs. H. Anas Aulia Malik, M.Si, Lurah Karangmulya Iis Yunia Wardani, S.IP, serta unsur Forkopimcam Karangpawitan.

 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Garut drg. Putri Karlina menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada masyarakat Kampung Ciparay atas partisipasi dan keikhlasannya dalam mendukung pembangunan daerah.

 

“Kami sangat mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat yang telah secara sukarela menghibahkan tanahnya untuk kepentingan umum. Ini bukti nyata bahwa pembangunan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan lingkungannya,” ujar drg. Putri Karlina.

Ia menambahkan, hibah tanah tersebut menjadi simbol kemajuan dan kemandirian masyarakat.

 

“Ini luar biasa bagi saya, karena masyarakatnya yang jalan duluan, dan pemerintah hadir untuk masyarakat. Sekarang justru masyarakat memberikan hibah untuk pemerintah. Ini akan kami jaga sebagai amanah besar,” tambahnya.

Baca Juga :  Dinkes Garut Klarifikasi dan Sampaikan Permohonan Maaf Atas Insiden Wartawan Dihalangi Masuk, Komitmen Perbaiki Komunikasi dengan Media

 

Wakil Bupati menjelaskan bahwa proses pembangunan jalan di wilayah tersebut telah dimulai sejak tahun 2023 dengan dukungan penuh dari masyarakat.

 

“Kami senang sekali, berarti ini ada pergerakan dari masyarakat. Intinya kami mengakomodir gerakan dari bawah. Prosesnya sudah berjalan cukup lama, dan ini akan menjadi bagian dari perencanaan pembangunan daerah,” jelasnya.

 

Dari data yang dihimpun, pembangunan jalan ini telah menelan biaya sekitar Rp277 juta, termasuk kontribusi masyarakat melalui wakaf dan hibah tanah. Total nilai proyek secara keseluruhan diperkirakan mencapai Rp3 miliar. Pemerintah daerah menargetkan kelanjutan proyek dapat diusulkan dalam anggaran tahun 2027, mengingat perencanaan tahun 2026 telah hampir final.

 

“Kemungkinan kita baru bisa memproses untuk 2027, karena 2026 sudah mau close. Tapi nanti Bupati juga akan turun langsung meninjau lokasi,” ungkapnya.

 

Pemerintah menilai pembangunan akses jalan baru ini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam memperlancar mobilitas, membuka peluang ekonomi, maupun menunjang potensi wisata ziarah di sekitar area tersebut.

 

“Harapan kami tentu saja akses masyarakat menjadi lebih mudah, ekonomi masyarakat bergerak, dan potensi wisata ziarah di kawasan ini bisa berkembang. Semua manfaatnya akan kembali ke masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Momentum ini juga menjadi bukti kuat semangat gotong royong antara masyarakat dan pemerintah. Camat Karangpawitan Drs. H. Anas Aulia Malik, M.Si, menyampaikan rasa bangganya atas inisiatif warga yang telah mendukung penuh pembangunan daerah.

 

Baca Juga :  Pesona Wisata Alam Gunung Papandayan Jadi Daya Tarik Unggulan Garut

“Kami di Kecamatan Karangpawitan merasa bangga dan terharu atas inisiatif luhur ini. Proses yang cukup panjang dengan komunikasi yang baik antara masyarakat, kelurahan, dan pemerintah daerah akhirnya dapat terealisasi. Ini contoh nyata bahwa pembangunan berkelanjutan hanya bisa terwujud ketika masyarakat dan pemerintah berjalan seiring,” tutur Camat Karangpawitan.

 

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para tokoh masyarakat, Lurah Karangmulya, serta seluruh pihak yang telah memfasilitasi proses administrasi hibah tersebut.

 

“Semoga tanah yang telah dihibahkan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh masyarakat yang berpartisipasi, dan semoga pembangunan jalan umum ini membawa manfaat besar — memperlancar mobilitas warga, meningkatkan perekonomian, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” imbuhnya.

 

Sementara itu, Lurah Karangmulya Iis Yunia Wardani, S.IP, menjelaskan bahwa hibah tanah ini merupakan hasil musyawarah warga yang menginginkan akses jalan yang lebih baik bagi aktivitas sehari-hari, baik untuk pendidikan, kegiatan ekonomi, maupun sarana menuju kawasan ziarah Makam Syekh Nuryayi, yang kerap dikunjungi peziarah dari luar Garut.

 

“Warga berharap dengan dibukanya akses jalan ini, kegiatan masyarakat menjadi lebih lancar, ekonomi bergerak, dan kawasan makam Syekh Nuryayi semakin mudah dijangkau para peziarah,” tuturnya.

 

Dengan terealisasinya hibah tanah ini, diharapkan pembangunan jalan umum di Kampung Ciparay dapat segera dilaksanakan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Inisiatif ini menjadi contoh nyata sinergi antara pemerintah dan warga dalam membangun Garut yang lebih maju, berdaya, dan sejahtera. (Hilman)

Berita Terkait

Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan
DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa
Bansos Garut Jadi Sorotan: Rumah Nyaris Roboh Tak Dapat Bantuan, Pemilik Mobil Justru Terdaftar Penerima
DKKG Garut Gelar Festival Pembudayaan Olah Raga Tradisional, Perkuat Pelestarian Budaya Lokal
Bidang ESDM PB HMI Gaungkan Pentingnya Geothermal untuk Masa Depan Energi Indonesia
Parkir Liar Jadi Sorotan, Dishub Garut Optimalkan Penataan dan Penegakan Aturan Tahun 2026
Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis
DPPKBPPPA Garut Perkuat Edukasi Perlindungan Anak demi Wujudkan Generasi Sehat dan Berkarakter
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:44 WIB

Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan

Jumat, 15 Mei 2026 - 22:32 WIB

DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa

Jumat, 15 Mei 2026 - 09:43 WIB

Bansos Garut Jadi Sorotan: Rumah Nyaris Roboh Tak Dapat Bantuan, Pemilik Mobil Justru Terdaftar Penerima

Kamis, 14 Mei 2026 - 01:41 WIB

Bidang ESDM PB HMI Gaungkan Pentingnya Geothermal untuk Masa Depan Energi Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:41 WIB

Parkir Liar Jadi Sorotan, Dishub Garut Optimalkan Penataan dan Penegakan Aturan Tahun 2026

Berita Terbaru

Uncategorized

Panen Jagung Kuartal II Digelar, Ayi Suryana Apresiasi Kapolres Garut

Sabtu, 16 Mei 2026 - 21:11 WIB

Uncategorized

Pemkab dan Kadin Garut Kolaborasi Percepat Legalitas UMKM

Jumat, 15 Mei 2026 - 19:36 WIB