Nusaharianmedia.com — Upaya menjaga ketertiban lalu lintas pasca arus mudik dan balik Lebaran terus dilakukan jajaran Satuan Lalu Lintas Polres Garut melalui operasi cipta kondisi di kawasan Bundaran Alun-alun Tarogong, Sabtu (4/4/2026) siang. Kegiatan ini menjadi tindak lanjut setelah berakhirnya Operasi Ketupat Lodaya 2026, dengan fokus pada penertiban pelanggaran kasat mata di jalan raya.
Operasi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh KBO Satlantas Polres Garut, Ipda Ade Sulaeman. Dalam pelaksanaannya, petugas menerapkan metode hunting system, yakni patroli aktif untuk menjaring pelanggar secara langsung tanpa razia stasioner.
“Pada siang hari ini kami melaksanakan patroli hunting, terkait masih adanya temuan pelanggaran kasat mata pasca Operasi Ketupat Lodaya 2026,” ujar Ade Sulaeman di sela kegiatan.
Dari hasil operasi, pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm, baik pengemudi maupun penumpang. Kondisi ini dinilai masih menjadi persoalan klasik yang terus berulang meski sosialisasi telah dilakukan secara masif.
Petugas mencatat sekitar 150 kendaraan terjaring dalam operasi tersebut. Namun, penindakan lebih mengedepankan pendekatan persuasif berupa teguran dan edukasi kepada para pelanggar.
“Pelanggaran saat ini didominasi sepeda motor, banyak yang tidak menggunakan helm. Sekitar 150 kendaraan kami imbau dan kami tegur agar tetap mematuhi aturan berlalu lintas,” jelasnya.
Sementara itu, untuk kendaraan roda empat, pelanggaran yang ditemukan mayoritas berkaitan dengan kelengkapan administrasi, seperti tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta belum melakukan pengesahan pajak kendaraan.
Dalam operasi tersebut, petugas juga memastikan tidak ditemukan pelanggaran signifikan terkait penggunaan knalpot bising yang sebelumnya menjadi perhatian.
“Untuk knalpot berisik, sampai saat ini alhamdulillah tidak ada yang kami amankan,” tambah Ade.
Ia menegaskan, keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan penertiban. Karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas, tidak hanya karena adanya penindakan, tetapi demi keselamatan bersama.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tertib berlalu lintas, lengkapi surat-surat kendaraan, serta utamakan keselamatan dalam berkendara,” pungkasnya.
Operasi cipta kondisi ini akan terus digelar secara berkala sebagai bagian dari komitmen Polres Garut dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), khususnya pasca momentum Lebaran yang identik dengan meningkatnya aktivitas masyarakat di jalan raya.
Penulis : Hilman
Editor : Tim Nusaharianmedia









