Nusaharianmedia.com 19 Mei 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Garut dari Fraksi Partai Golkar, Fahadz Fauzi, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2026 di dua lokasi, yakni Aula Desa Banyuresmi, Kecamatan Banyuresmi, dan Aula BUMDes Desa Cipancar, Kecamatan Leles.
Kegiatan reses tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat. Selain sebagai bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD, reses juga menjadi sarana mempererat komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah.
Pada pelaksanaan reses di Aula Desa Banyuresmi, kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa Banyuresmi, unsur TNI melalui Babinsa, serta perwakilan warga dari berbagai RW. Sementara itu, reses di Aula BUMDes Desa Cipancar, Kecamatan Leles, dihadiri oleh Kepala Desa Cipancar, tokoh masyarakat, perwakilan warga, serta Ketua Pengurus Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Leles.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari legalitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kebutuhan air bersih, pembangunan dan perbaikan jalan lingkungan, peningkatan pelayanan kesehatan, hingga dukungan terhadap kegiatan ekonomi masyarakat.
Persoalan ketersediaan air bersih menjadi salah satu keluhan utama yang disampaikan warga. Sejumlah wilayah masih mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air bersih, terutama saat musim kemarau. Warga berharap adanya pembangunan sarana air bersih dan optimalisasi sumber mata air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Fahadz Fauzi menjelaskan bahwa pihaknya telah berupaya merealisasikan sejumlah program pembangunan sarana air bersih di beberapa wilayah. Namun, karena keterbatasan anggaran, pelaksanaannya belum dapat menjangkau seluruh daerah yang membutuhkan.
“Memang kebutuhan masyarakat sangat besar, terutama terkait sumber air bersih. Sebagian sudah kami realisasikan, tetapi belum bisa mencakup semuanya karena keterbatasan anggaran,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebelumnya beberapa program pembangunan didorong melalui bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Namun saat ini, kebijakan pemerintah provinsi lebih memprioritaskan anggaran untuk pembangunan jalan yang menjadi kewenangan provinsi, sehingga sejumlah usulan masyarakat harus menunggu proses dan penyesuaian anggaran.
Meski demikian, Fahadz menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan seluruh aspirasi masyarakat melalui berbagai sumber pendanaan yang tersedia.
“Insyaallah semua aspirasi masyarakat akan kami perjuangkan. Namun tentu pelaksanaannya dilakukan secara bertahap agar dapat disesuaikan dengan prioritas kebutuhan dan ketersediaan anggaran,” kata Fahadz.
Menurutnya, pengabdian kepada masyarakat bukanlah hal baru. Jauh sebelum menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut, ia telah aktif membantu masyarakat dalam memperjuangkan berbagai program pembangunan melalui pemerintah kabupaten maupun provinsi.
“Jangankan setelah menjadi anggota DPRD, sebelum menjabat pun saya sudah berupaya membantu masyarakat sesuai kemampuan yang saya miliki. Insyaallah komitmen itu akan terus saya jalankan,” tuturnya.
Fahadz menambahkan, seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan diinventarisasi dan dibahas dalam forum DPRD sebagai bahan penyusunan program pembangunan daerah.
Kegiatan reses berlangsung dengan penuh antusias dan dialog interaktif. Masyarakat berharap berbagai usulan yang telah disampaikan dapat segera direalisasikan demi meningkatkan kesejahteraan warga di Kecamatan Banyuresmi dan Kecamatan Leles.
Melalui kegiatan ini, Fahadz Fauzi menegaskan tekadnya untuk terus menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah, serta memastikan setiap kebutuhan warga dapat diperjuangkan dalam kebijakan pembangunan daerah agar pembangunan di Kabupaten Garut semakin merata dan tepat sasaran.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









