Nusaharianmedia.com 21 Mei 2026 – Anggota DPRD Kabupaten Garut Fraksi PKS, H. Yusuf Musyaffa menggelar kegiatan Reses Masa Sidang III di Yayasan Himmatul Aliyah, Kampung Cimalaka, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut. Kegiatan tersebut dihadiri sekitar 50 pemuda dari Daerah Pemilihan (Dapil) III yang mengikuti acara dengan penuh semangat dan antusias.
Dalam reses kali ini, H. Yusuf Musyaffa mengangkat tema “Penguatan Pemahaman Usaha Pemuda” sebagai bentuk kepedulian terhadap tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital. Menurutnya, perkembangan teknologi dan media sosial harus mampu dimanfaatkan secara positif untuk membuka peluang usaha sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi pemuda.
Berbagai materi disampaikan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemahaman dasar mengenai media sosial, pemanfaatan platform digital sebagai sarana promosi usaha, hingga praktik dan strategi mendapatkan penghasilan atau cuan melalui media sosial. Para peserta juga diajak memahami pentingnya membangun personal branding, kreativitas konten, serta konsistensi dalam memanfaatkan teknologi digital.
Dalam penyampaiannya, H. Yusuf Musyaffa menegaskan bahwa pemuda saat ini memiliki peluang besar untuk berkembang apabila mampu mengikuti perubahan zaman dan memanfaatkan teknologi secara bijak.
“Pemuda hari ini jangan hanya menjadi penonton di era digital. Media sosial harus dimanfaatkan untuk hal-hal produktif, menjadi sarana belajar, berdagang, membangun relasi, bahkan menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan,” ujarnya.
Ia juga berharap para pemuda di Kabupaten Garut mampu menjadi generasi yang inovatif, mandiri, dan memiliki daya saing di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin pesat. Menurutnya, kreativitas anak muda harus terus didorong agar mampu melahirkan usaha-usaha baru yang berdampak bagi lingkungan sekitar.
Selain membahas pengembangan usaha berbasis digital, H. Yusuf Musyaffa turut menyampaikan berbagai isu nasional dan daerah yang saat ini berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait tantangan generasi muda, dunia kerja, pendidikan, hingga pentingnya menjaga nilai moral dan kepedulian sosial.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Para peserta tampak aktif menyampaikan berbagai aspirasi, pandangan, dan keluhan terkait minimnya peluang kerja, kebutuhan pelatihan keterampilan digital, hingga dukungan terhadap usaha kreatif anak muda di wilayah Garut.
Melalui kegiatan reses tersebut, diharapkan aspirasi dan kebutuhan generasi muda di wilayah Dapil III dapat terserap dengan baik sekaligus menjadi dorongan lahirnya pemuda-pemuda kreatif, inovatif, dan mandiri di Kabupaten Garut.
Penulis : Hilman
Editor : Redaksi nusharianmedia









