Kapolsek Caringin Ipda Indra Koncara, Pimpin Langsung Penertiban Anak Punk di Wisata Pantai Rancabuaya

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Polres Garut melalui Polsek Caringin bersama Kapospam Wisata Pantai Rancabuaya melaksanakan kegiatan penertiban terhadap anak punk jalanan di sekitar wilayah wisata Rancabuaya, Kabupaten Garut. Minggu, (06/04/2025).

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama berlangsungnya Operasi Ketupat Lodaya 2025, yang merupakan operasi pengamanan arus mudik dan balik Lebaran.

Pada hari Minggu, sekitar pukul 09:30 WIB, tim yang terdiri dari Kapospam dan anggota Pospam Wisata Rancabuaya melaksanakan penyisiran di sepanjang jalur lintas dan kawasan objek wisata tersebut untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, khususnya dari kelompok anak punk yang seringkali menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengunjung.

Selama kegiatan penertiban, petugas berhasil mengamankan 6 orang anak punk jalanan yang berasal dari berbagai daerah, diantaranya :
1. Komar, 21 tahun, Bantar Gebang, Bogor
2. Riyan, 25 tahun, Baleendah, Bandung
3. Nda, 18 tahun, Ciherang, Bajaran
4. Oni, 32 tahun, Baleendah, Bandung
5. Nur, 19 tahun, Banjaran, Bandung
6. Lia, 15 tahun, Gede Bage, Bandung

Para anak punk yang diamankan diberikan pembinaan dan kemudian diantar keluar wilayah Kecamatan Caringin menuju perbatasan Cianjur, untuk memulangkan mereka sesuai kehendaknya.

Kegiatan penertiban ini menjadi bagian dari upaya Polres Garut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan di kawasan wisata Rancabuaya, serta mendukung kelancaran dan ketertiban selama masa libur lebaran. (DIX)

Baca Juga :  RAGAP Desak Penghentian Kerja Sama Sampah Bandung-Garut, Eldy Supriadi : Besok Kami Akan Gelar Audensi Ke Gedung DPRD

Berita Terkait

Gelar Pesona Budaya Garut 2026 dalam Perspektif Bahasa, Budaya, dan Pembangunan Daerah
Sekjen SPP Bantah Keras Isu Pemukulan Ulama di Cikatomas: “Ini Hoaks, Diduga Ada Upaya Adu Domba”
K-SPSI Garut Kerahkan 10.000 Buruh, Soroti Upah Layak dan Kepastian Kerja
Garut Siapkan Strategi Serius Menuju Porprov Jabar 2026, Robby Darwis Jadi Andalan
DPC GMNI GARUT GELAR AKSI SOLIDARITAS DAN KECAMAN ATAS TEROR TERHADAP AKTIVIS ANDRIE YUNUS
Ferry Nurdiansyah Kritik Keras KDM: “Jangan Hanya Himbauan, Kalau Berani Buat Perda!”
Penandatanganan MOU LKP Bogakabisa dan Ruangrakyatgarut.id, Kolaborasi Perkuat Program PKW Barista 2026
Dari SP-1 ke Meja Hijau: Sengketa Aset Teras Cimanuk Kian Panas, Syam Yousef Gugat Pemkab Garut
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 14:19 WIB

Gelar Pesona Budaya Garut 2026 dalam Perspektif Bahasa, Budaya, dan Pembangunan Daerah

Kamis, 23 April 2026 - 19:29 WIB

Sekjen SPP Bantah Keras Isu Pemukulan Ulama di Cikatomas: “Ini Hoaks, Diduga Ada Upaya Adu Domba”

Kamis, 23 April 2026 - 00:44 WIB

K-SPSI Garut Kerahkan 10.000 Buruh, Soroti Upah Layak dan Kepastian Kerja

Minggu, 19 April 2026 - 13:08 WIB

Garut Siapkan Strategi Serius Menuju Porprov Jabar 2026, Robby Darwis Jadi Andalan

Rabu, 15 April 2026 - 20:56 WIB

DPC GMNI GARUT GELAR AKSI SOLIDARITAS DAN KECAMAN ATAS TEROR TERHADAP AKTIVIS ANDRIE YUNUS

Berita Terbaru