RAGAP Desak Penghentian Kerja Sama Sampah Bandung-Garut, Eldy Supriadi : Besok Kami Akan Gelar Audensi Ke Gedung DPRD

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut – Rakyat Peduli Garut (RAGAP) semakin gencar menolak kerja sama pembuangan sampah dari Bandung ke Garut. Sekretaris Jenderal (Sekjen) RAGAP, Eldy Supriadi, menegaskan bahwa pihaknya akan menggelar audiensi pada Jumat, 31 Januari 2025, pukul 13.00 WIB, guna menuntut penghentian kerja sama tersebut.

“Kami siap audiensi besok untuk menyampaikan aspirasi masyarakat Garut. Kerja sama ini cacat hukum dan berdampak buruk bagi lingkungan serta kesehatan warga,” ujar Eldy, Kamis (30/02/2025).

Audiensi tersebut akan melibatkan Pj. Bupati Garut Barnas Adjidin, Sekda Garut, Dinas Kesehatan (Dinkes), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH). RAGAP menilai kebijakan ini lebih banyak merugikan masyarakat, terutama dalam hal pencemaran lingkungan dan risiko kesehatan.

“Kami tidak ingin Garut, yang dikenal sebagai Kota Intan, justru menjadi kota sampah. Kami akan terus bergerak hingga kerja sama ini benar-benar dihentikan,” tegas Eldy.

RAGAP berharap pertemuan ini menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk mengambil keputusan tegas demi menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Garut. (Red)

Baca Juga :  Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan

Berita Terkait

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang
Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut
Menuju Pertanian Berkelanjutan Nasional, PT Mandraguna Pusaka Indonesia Terima Kunjungan Gus Bendot Dorong Pertanian Organik Ramah Lingkungan
Pemkab Garut Abai! Bangunan Sekolah Lapuk Dibiarkan, Siswa MI Darul Hikmah Bertaruh Nyawa Belajar di Tenda Darurat
Isak Tangis di Depan Sekolah Terkunci: Pemkab Garut Dinilai Abai, Pendidikan YBHM Jadi Korban Sengketa Wakaf
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB

HUT ke-53 PDI Perjuangan di Garut: Doa Bersama, Potong Tumpeng, dan Penegasan Arah Politik Penyeimbang

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 18:08 WIB

Ketua KADIN Garut Bantah Mukab Rekonsiliasi, Tegaskan Kepengurusan Resmi dan Nyatakan Mukab Versi Lain Tidak Sah

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:26 WIB

Limbah Kulit Sukaregang Disulap Jadi Pupuk, Owner Mandraguna Jawab Keluhan Warga Sungai Garut

Berita Terbaru