Polsek Sukawening Cek Rumah Roboh Akibat Hujan Deras dan Tanah Labil,Kerugian Capai Rp 100 Juta

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Sebuah rumah milik warga di Kampung Nagrog RT 02/RW 05, Desa Sukamukti, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, roboh akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut pada Jumat sore, (16/05/2025).

Rumah yang diketahui milik Sdr. Dadan Supriatna itu mengalami kerusakan berat hingga rata dengan tanah.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.00 WIB dan diduga dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi serta kondisi tanah yang labil di lokasi kejadian.

Rumah berukuran 4×8 meter tersebut berdiri di tepi tebing yang di bawahnya terdapat aliran sungai kecil, sehingga rawan longsor dan pergeseran tanah. Kejadian ini diketahui merupakan insiden kedua yang menimpa lokasi yang sama.

Kapolsek Sukawening IPTU Budiman Suhardiana, S.H., bersama jajaran anggota, langsung mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari warga. Dalam keterangannya, Kapolsek menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Kami telah menindaklanjuti laporan warga terkait robohnya sebuah rumah akibat hujan deras dan kondisi tanah yang labil. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materil cukup besar diperkirakan mencapai Rp 100 juta.” Ujar Kapolsek Sukawening.

Dua orang saksi, yakni Dudi Rustandi (45) dan Hedi (50), menjadi saksi pertama yang melihat langsung rumah tersebut roboh akibat tekanan air dan pergeseran tanah di sekitarnya.

Saat ini pihak terkait masih memantau kondisi sekitar dan menghimbau masyarakat untuk tetap siaga, mengingat cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan unsur Muspika, BPBD, serta pemerintah desa untuk penanganan awal dan pencegahan potensi bencana susulan serta Warga diimbau untuk lebih waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor,” pungkas Kapolsek Sukawening. (DIX)
Baca Juga :  LSM GAPERMAS Ungkap Dugaan Truk Pengangkut Koper Jemaah Haji Garut Tidak Pernah Uji KIR: Keselamatan Publik Terancam

Berita Terkait

“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas
Ingin Kerja ke Jepang? LPK Bogakabisa Siapkan Beasiswa Kaigo dan Pelatihan Skill Worker, Solusi Karier Internasional bagi Generasi Muda Garut
Komitmen Program KB Berbuah Manis, DPPKBPPPA Garut Ukir Prestasi, Raih Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana 2026
Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat
Ramadan Penuh Berkah, Polres Garut dan Bhayangkari Bagikan Ratusan Takjil Gratis
KNPI Garut Berbagi Takjil di Jalan Ahmad Yani, Gandeng Influencer dan Komunitas Pemuda
Tinjau Garut Plaza, Wakil Bupati Pastikan Kesiapan Bazar Ramadan dan Dorong Penataan PKL
Operasi Pekat Selama Ramadhan, Aparat Gabungan Tertibkan Tempat Hiburan dan Sita Puluhan Botol Miras
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:21 WIB

“Ada Apa dengan Dinsos Garut?” Sengketa Lahan Sekolah Rakyat di Samarang Tak Kunjung Tuntas

Senin, 2 Maret 2026 - 20:02 WIB

Ingin Kerja ke Jepang? LPK Bogakabisa Siapkan Beasiswa Kaigo dan Pelatihan Skill Worker, Solusi Karier Internasional bagi Generasi Muda Garut

Sabtu, 28 Februari 2026 - 19:58 WIB

Komitmen Program KB Berbuah Manis, DPPKBPPPA Garut Ukir Prestasi, Raih Penghargaan di Rakorda Bangga Kencana 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:29 WIB

Program PTSL 2026 Dikebut, GMNI Garut: Jangan Tutupi Masalah Lama dengan Target 23 Ribu Sertifikat

Jumat, 27 Februari 2026 - 20:16 WIB

Ramadan Penuh Berkah, Polres Garut dan Bhayangkari Bagikan Ratusan Takjil Gratis

Berita Terbaru