GMNI Garut Layangkan Audiensi, Pertanyakan SK Kanwil Jabar di Balik SHM Puncak Guha

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Desember 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nusaharianmedia.com 03 Desember 2025 — Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC GMNI) Garut secara resmi melayangkan surat permohonan audiensi kepada Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Jawa Barat. Langkah ini diambil sebagai bentuk sikap tegas atas dugaan penyalahgunaan wewenang oleh ATR/BPN Kanwil Jawa Barat terkait penerbitan Sertifikat Hak Milik (SHM) yang dipersoalkan di Kawasan Wisata Puncak Guha.

 

Dugaan penyalahgunaan wewenang tersebut mencuat setelah adanya pernyataan BPN Garut yang menyebutkan bahwa penerbitan SHM dilakukan berdasarkan instruksi berupa SK Kanwil ATR/BPN Jawa Barat. Pernyataan ini dinilai sangat serius dan perlu diklarifikasi secara resmi, karena menjadi dasar hukum terbitnya SHM yang kini memicu polemik di masyarakat.

 

Lebih jauh, hingga saat ini BPN Garut tidak memberikan kejelasan maupun tindak lanjut terhadap temuan lapangan yang sebelumnya dihasilkan dalam sidang lapangan bersama berbagai pihak. Ketidakjelasan ini memperkuat dugaan adanya ketidakterbukaan dan lemahnya koordinasi dalam proses pertanahan terkait kawasan Puncak Guha.

Baca Juga :  Malam Tahun Baru, Waktu yang Paling Tepat untuk Berkumpul Bersama Keluarga

 

Sidang lapangan tersebut dihadiri oleh ASDA I Kabupaten Garut, Bagian Hukum Setda, Komisi II DPRD Kabupaten Garut, DPMD, Disperkim, serta Kepala BPN Garut beserta jajarannya. Dalam pengecekan tersebut, ditemukan fakta penting bahwa titik koordinat SHM tidak berada di Kawasan Puncak Guha, melainkan berada di Kiara Koneng, sekitar 5 kilometer dari lokasi wisata Puncak Guha. Meski temuan ini sangat signifikan, BPN Garut hingga kini tidak memberikan klarifikasi resmi, penjelasan, maupun tindak lanjut administratif.

 

Ketua DPC GMNI Garut, Pandi Irawan, menegaskan bahwa ketidakjelasan dari pihak BPN Garut dan dugaan instruksi menyimpang dari Kanwil ATR/BPN Jabar merupakan persoalan serius yang harus segera diusut.

Baca Juga :  Dalih Biaya Operasional, BLT Kesra Diduga Dipotong Oknum Perangkat Desa

 

“GMNI Garut menuntut transparansi penuh dan pertanggungjawaban dari Kanwil ATR/BPN Jawa Barat dan BPN Garut. Dugaan penyalahgunaan wewenang ini tidak boleh dibiarkan. Terlebih, temuan lapangan yang membuktikan ketidaksesuaian titik koordinat SHM justru tidak ditindaklanjuti. Kami menunggu penjelasan resmi melalui audiensi, demi memastikan bahwa proses pertanahan berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat,” tegas Ketua DPC GMNI Garut, Pandi Irawan.

 

DPC GMNI Garut menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga tuntas. Apabila tidak ada respon maupun kejelasan dari pihak ATR/BPN Jawa Barat maupun BPN Garut, GMNI siap mengambil langkah-langkah lanjutan sebagai bentuk perjuangan atas hak publik dan transparansi sektor pertanahan. (Hil)

Berita Terkait

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti
Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri, Estafet Kepemimpinan Polri Berganti

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru