Kontes Kicau Burung Mania, Om Rapid: Hobi yang Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Masyarakat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 29 Januari 2025 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut,Nusaharianmedia.com – Kontes kicau burung mania bukan hanya sekadar perlombaan suara, tetapi juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi yang mendatangkan manfaat luas bagi masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Om Rapid, seorang pegiat kicau mania yang sudah lama bergelut dalam dunia perburungan.

Om Rapid menjelaskan bahwa ajang kompetisi burung berkicau memberikan dampak ekonomi yang cukup signifikan, mulai dari sektor peternakan burung, penjualan pakan, pembuatan sangkar, hingga jasa pelatihan dan perawatan burung. “Kontes kicau burung membawa dampak positif yang besar. Selain meningkatkan nilai jual burung, banyak peluang usaha baru yang tercipta di sekitar kegiatan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kompetisi kicau burung juga berperan penting dalam pelestarian jenis burung yang memiliki nilai tinggi, seperti Murai Batu, Cucak Ijo, dan Lovebird, yang kini menjadi bagian dari tradisi budaya masyarakat. “Kegiatan ini tidak hanya sekadar hobi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga kelestarian satwa yang kita cintai,” tambah Om Rapid.

Dengan semakin berkembangnya lomba kicau burung di berbagai daerah, Om Rapid optimis bahwa hobi ini akan terus memberi dampak positif, terutama dalam menggerakkan perekonomian kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Jika dikelola dengan baik, kontes burung bisa menjadi sektor yang berpotensi besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Pernyataan Om Rapid ini memberi harapan bahwa kontes kicau burung akan terus berkembang seiring dengan tumbuhnya minat masyarakat terhadap hobi ini, dan menjadi salah satu pilar ekonomi kreatif di berbagai wilayah. (DWN)

Baca Juga :  Da'i Kamtibmas Polres Garut Berikan Himbauan dalam Peringatan Isra Mi'raj

Berita Terkait

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi
Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut
SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat
Pelantikan Fatayat NU Garut, Imas Aan Ubudiah: Perempuan NU Harus Jadi Motor Perubahan
SDN 1 Karangmulya Tampilkan Seni Angklung Memukau Di Resepsi HUT PGRI ke-80 Kecamatan Karangpawitan
Reuni Akbar 212: Manifestasi Kekuatan dan Soliditas Umat Islam Indonesia
Qeesyam, Bintang Cilik Sanggar RC Community Harumkan Nama Garut Lewat Tari Jaipong
Pembina Dewan Kebudayaan Kabupaten Garut, H. Rudi Gunawan, S.H., M.H., M.P.: Film Dokumenter “Gunung Nagara” Jadi Langkah Konkret Pelestarian Tradisi, Budaya, dan Sejarah Garut
Berita ini 78 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:58 WIB

Anak Sekolah Jadi Korban Keterlambatan Berulang, Dapur SPPG Bojong Banjarwangi Didesak Dievaluasi

Selasa, 13 Januari 2026 - 16:43 WIB

Ayam Akhir Zaman (AAZ) Konsisten Hadirkan Fried Chicken Lokal Terjangkau di Berbagai Titik Garut

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:31 WIB

SOR Kerkof Garut Dipadati Warga, Ruang Publik Rekreasi dan UMKM Tumbuh Pesat

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:14 WIB

Pelantikan Fatayat NU Garut, Imas Aan Ubudiah: Perempuan NU Harus Jadi Motor Perubahan

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:36 WIB

SDN 1 Karangmulya Tampilkan Seni Angklung Memukau Di Resepsi HUT PGRI ke-80 Kecamatan Karangpawitan

Berita Terbaru