Petani Bawang Daun di Cianjur Enggan Panen Akibat Harga Anjlok

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Januari 2025 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cianjur, Nusaharianmedia.com – Selama sebulan terakhir, harga sayuran terus mengalami penurunan drastis. Salah satu yang paling terdampak adalah bawang daun, yang kini hanya dihargai Rp 3 ribu per kilogram di tingkat petani.

Niko (35), seorang petani di lereng Gunung Gede Pangrango, mengungkapkan bahwa harga bawang daun sebelumnya bisa mencapai Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per kilogram. Namun kini, anjlok hingga Rp3 ribu – Rp4 ribu, membuat banyak petani memilih tidak memanen.

“Iya kang, sekarang harga bawang daun anjlok, cuma Rp3 ribu per kilonya,” ujar Niko saat dihubungi Pada. Kamis, (30/01/2025).

Sementara itu, Asep Cupes (44), seorang bandar bawang daun di Kampung Gunungputri, memilih menjual hasil panen ke restoran ketimbang ke pasar. “Saya tidak menjualnya ke pasar, bawang dijual ke restoran dengan harga masih lumayan, yakni Rp8 ribu per kilogram,” katanya.

Penurunan harga ini diduga akibat melimpahnya pasokan di tengah musim hujan, sementara permintaan pasar tidak sebanding. Jika kondisi ini terus berlanjut, petani bawang daun terancam mengalami kerugian besar. (Dani.M)

Baca Juga :  PKB Sumedang di Ujung Konflik : Isu Pergantian Ketua DPC Memanas

Berita Terkait

DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
* Reses DPRD Jangan Cuma Formalitas, Rakyat Menanti Bukti Kerja” Datang Saat Reses, Hilang Saat Aspirasi Ditagih.
Dinkes Garut Apresiasi 41 Apoteker Baru Lulusan Uniga, Angin Segar bagi Sektor Kesehatan Daerah
Reses Yudha Puja Turnawan Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga: Layanan Publik, Bantuan Korban Kebakaran, dan Advokasi BPJS
Panen Jagung Kuartal II Digelar, Ayi Suryana Apresiasi Kapolres Garut
Berawal dari Bekas Luka di Leher, Aksi Bejat Oknum Guru Ponpes di Garut Akhirnya Terbongkar, BBHAR Dampingi Pelaporan
DPD PAKSI Garut Resmi Dilantik, Dorong Penyuluhan Hukum ke Masyarakat Desa
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:39 WIB

DPPKBPPPA Garut Beri Pendampingan Intensif Korban Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Ustad di Samarang 

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Selasa, 19 Mei 2026 - 17:25 WIB

* Reses DPRD Jangan Cuma Formalitas, Rakyat Menanti Bukti Kerja” Datang Saat Reses, Hilang Saat Aspirasi Ditagih.

Senin, 18 Mei 2026 - 21:22 WIB

Dinkes Garut Apresiasi 41 Apoteker Baru Lulusan Uniga, Angin Segar bagi Sektor Kesehatan Daerah

Senin, 18 Mei 2026 - 17:49 WIB

Reses Yudha Puja Turnawan Hadirkan Solusi Nyata bagi Warga: Layanan Publik, Bantuan Korban Kebakaran, dan Advokasi BPJS

Berita Terbaru