Nusaharianmedia.Com – Konsolidasi internal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Garut kini diperketat. Partai berlambang banteng moncong putih itu menegaskan tidak ingin lagi sekadar menjadi penggembira dalam kontestasi politik daerah dan siap menargetkan kemenangan besar pada Pemilu 2029.
Langkah konsolidasi dilakukan dengan merapikan seluruh struktur organisasi dari tingkat DPC, PAC hingga ranting. Seluruh kader diminta memperkuat barisan, meningkatkan militansi, dan kembali menghidupkan mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.
Sekretaris DPC PDIP Garut, Dedi Hasan Bahtiar, menegaskan bahwa momentum konsolidasi ini bukan sekadar agenda organisasi, melainkan upaya serius untuk membangun kembali kekuatan politik PDIP di Kabupaten Garut.
Menurutnya, seluruh kader harus berhenti berpangku tangan dan mulai bekerja nyata di tengah masyarakat. PDIP Garut harus hadir sebagai kekuatan politik yang memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan sekadar hadir saat momentum pemilu.
PDIP Garut secara terbuka menargetkan peningkatan signifikan perolehan kursi di DPRD Kabupaten Garut pada Pemilu Legislatif 2029. Target tersebut dipasang sebagai bentuk keseriusan partai untuk kembali menjadi kekuatan politik yang diperhitungkan di daerah.
Partai ini juga menegaskan bahwa kemenangan tidak akan datang dengan sendirinya. Tanpa kerja keras, disiplin kader, serta konsolidasi yang solid hingga tingkat bawah, target politik tersebut mustahil tercapai.
Karena itu, seluruh struktur partai diminta bergerak lebih agresif membangun komunikasi politik dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta memastikan PDIP benar-benar hadir di tengah persoalan rakyat.
Dengan konsolidasi yang semakin diperketat, PDIP Garut menegaskan tekadnya untuk bangkit dan tidak lagi berada di posisi pinggiran dalam peta politik daerah. Pemilu 2029 dipandang sebagai momentum untuk merebut kembali kekuatan politik secara nyata di Kabupaten Garut









