Rakor KLA Dppkbppa Kabupaten Garut, Perkuat Komitmen Bersama Penuhi Hak Anak

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 09 April 2026 – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dppkbppa) Kabupaten Garut menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kabupaten Layak Anak (KLA), Kamis (9/4/2026), bertempat di Aula Bappeda Kabupaten Garut.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut proses pendampingan dan evaluasi mandiri penilaian Kabupaten/Kota Layak Anak. Rakor tersebut bertujuan memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, serta mendukung pemenuhan hak-hak anak.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai unsur lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, lembaga vertikal, organisasi masyarakat, dunia usaha, hingga forum anak yang tergabung dalam gugus tugas KLA. Keterlibatan berbagai pihak tersebut menunjukkan bahwa pembangunan ramah anak membutuhkan kolaborasi bersama dalam merancang kebijakan, program, dan layanan yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak.

Baca Juga :  Melalui MKP, Haji Aten Munajat Perkuat Pendidikan Politik Generasi Muda Bermoral dan Beragama

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dppkbppa Kabupaten Garut, Dra. Yayan Waryana, M.Si., menegaskan bahwa Rakor KLA merupakan momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah strategis antar pemangku kepentingan.

“Melalui rapat koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh perangkat daerah dan stakeholder memiliki komitmen yang sama dalam mewujudkan Kabupaten Layak Anak. Ini bukan hanya tanggung jawab satu dinas, tetapi tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa proses evaluasi mandiri KLA harus dilakukan secara objektif dan berbasis data riil di lapangan. Menurutnya, keakuratan data menjadi kunci dalam menggambarkan sejauh mana capaian dan tantangan yang dihadapi daerah dalam memenuhi indikator-indikator KLA.

“Kami mendorong agar pengisian instrumen evaluasi tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar mencerminkan kondisi nyata di lapangan. Dengan begitu, kita bisa mengetahui apa yang perlu diperbaiki dan ditingkatkan ke depan,” tambahnya.

Baca Juga :  Bikers Subuh Akbar Garut Kobarkan Semangat Santri di Hari Santri Nasional 2025

Selain itu, Yayan menekankan pentingnya penguatan lima klaster hak anak, mulai dari hak sipil dan kebebasan, lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kesehatan dasar dan kesejahteraan, pendidikan, hingga perlindungan khusus anak. Ia menyebut, seluruh klaster tersebut harus berjalan secara terintegrasi.

“Upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak tidak bisa parsial. Harus ada sinergi program lintas sektor agar semua aspek pemenuhan hak anak dapat terpenuhi secara menyeluruh,” tegasnya.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Garut berharap sinergi antarinstansi semakin kuat, sehingga upaya mewujudkan Kabupaten Garut sebagai Kabupaten Layak Anak dapat tercapai secara optimal dan berkelanjutan. (Hil)

Penulis : Hilman

Editor : Tim Nusaharianmedia

Berita Terkait

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar
DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita
ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok
Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif
Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS
Dorong Pertumbuhan CASA, BRI BO Cibadak Beri Penghargaan kepada Dua Agen BRILink
Gerilya Para Pemburu Kursi Sekda Garut: Manuver Senyap Kandidat Pengganti Nurdin Yana Mulai Terendus
Inovasi Garut Mulai Dilirik Daerah Lain, Split Payment Bapenda Jadi Perhatian Komisi III DPRD Kota Tangerang
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 22:39 WIB

Anggota DPRD Garut H. Erwin Hamdani Soroti Retribusi Parkir Turun, Dorong Digitalisasi hingga Kerja Sama dengan Pemprov Jabar

Senin, 21 September 2026 - 22:34 WIB

DPPKBPPPA Garut Terima Konsolidasi KNPI, Bahas Kesehatan Mental dan Rumah Ramah Bercerita

Senin, 21 September 2026 - 22:04 WIB

ABAG Desak Tramadol Ditangani Serius, Ayi Suryana Tegaskan DPRD Kawal Lewat Fungsi Pengawasan dan Telusuri Pemasok

Senin, 21 September 2026 - 18:33 WIB

Ketua PA GMNI Bung Kalam Ucapkan Selamat kepada Abdusy Syakur Amin, Dorong Golkar Garut Jadi Partai Modern dan Transformatif

Jumat, 18 September 2026 - 20:49 WIB

Strategi Baru Dongkrak PAD, Bapenda Garut Hadirkan Split Payment dan Libatkan Konsumen Lewat Inovasi UAS

Berita Terbaru