Kontroversi Jelang Muscab PPP Garut, PAC dan HAMIDA Tolak Lokasi  Pelaksanaan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 23 April 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nusaharianmedia.com 23 April  2026 – Rencana pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Garut yang dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026 di kawasan Zawiyah menuai polemik internal. Sejumlah Pimpinan Anak Cabang (PAC) secara terbuka menyatakan penolakan terhadap lokasi pelaksanaan yang dinilai sarat kepentingan.

Penolakan tersebut datang dari beberapa PAC, termasuk HAMIDA, yang mempertanyakan keputusan penunjukan Zawiyah sebagai lokasi Muscab. Mereka menilai lokasi tersebut berada dalam koridor salah satu calon ketua yang akan bertarung, sehingga berpotensi mencederai prinsip netralitas dan keadilan dalam proses demokrasi internal partai.

Baca Juga :  Syukuran HUT ke-24 Demokrat Garut: Santunan Yatim dan Doa Bersama untuk Bangsa

“Pelaksanaan Muscab seharusnya menjunjung tinggi asas netralitas dan keadilan bagi seluruh kandidat. Ketika lokasi kegiatan berada di wilayah yang identik dengan salah satu calon, maka wajar jika muncul kecurigaan dan penolakan,” ujar salah satu perwakilan HAMIDA .

Menurut mereka, Muscab merupakan forum strategis dalam menentukan arah kepemimpinan serta konsolidasi partai ke depan. Karena itu, seluruh aspek teknis, termasuk penentuan lokasi, harus dipastikan bebas dari kepentingan individu maupun kelompok tertentu.

 

Hingga saat ini, pihak penyelenggara Muscab belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pemilihan lokasi di Zawiyah. Sejumlah kader pun berharap panitia dapat mempertimbangkan ulang keputusan tersebut demi menjaga kondusivitas serta legitimasi hasil Muscab.

Baca Juga :  PPP Garut Gelar Madrasah Kader Partai, Ayi Suryana Tekankan Kader Berintegritas dan Berjiwa Kepemimpinan

Situasi ini dikhawatirkan memicu perpecahan di internal PPP Garut apabila tidak segera disikapi secara bijak. Sejumlah pihak mendorong adanya dialog terbuka antara panitia, pengurus cabang, dan PAC guna mencari solusi yang dapat diterima bersama.

 

Dengan waktu pelaksanaan yang semakin dekat, dinamika penolakan ini menjadi ujian bagi soliditas internal PPP di Garut. Transparansi dan komitmen terhadap prinsip demokrasi dinilai menjadi kunci agar Muscab dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepemimpinan yang legitimate serta

Penulis : Hilman

Editor : Tim nusaharianmedia

Berita Terkait

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan
HIMA PERSIS Garut Luncurkan Musda XIII, Anggota DPR RI Hoerudin Amin Dorong Lahirnya Pemimpin Berakhlak dan Visioner
Reses di Jayawaras, Yudha Puja Turnawan Tekankan Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial dan Dorong Pembentukan Forum CSR/TJSLP untuk Bantu Warga Miskin
Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi
Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis
Kajian Hukum Pencalonan Ketua DPD Golkar Garut: Diskresi Dinilai Konstitusional, Namun Picu Perdebatan Internal
35 PAC PPP Kabupaten Garut Minta Muscab Diulang, Dinilai Tidak Sah dan Langgar AD/ART
Satkar Ulama Garut Resmi Dilantik, Tegaskan Komitmen Pengabdian dan Persatuan Umat
Berita ini 136 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:19 WIB

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Garut Dadan Wandiansyah Dukung Instruksi Partai, Fokus Perjuangkan Program Kerakyatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:26 WIB

HIMA PERSIS Garut Luncurkan Musda XIII, Anggota DPR RI Hoerudin Amin Dorong Lahirnya Pemimpin Berakhlak dan Visioner

Senin, 25 Mei 2026 - 19:53 WIB

Reses di Jayawaras, Yudha Puja Turnawan Tekankan Kolaborasi Atasi Persoalan Sosial dan Dorong Pembentukan Forum CSR/TJSLP untuk Bantu Warga Miskin

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:27 WIB

Reses Masa Sidang III, Fahadz Fauzi Pastikan Aspirasi Warga Diperjuangkan hingga Terealisasi

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:11 WIB

Paripurna DPRD Jabar, Yusuf Erwinsyah Pertanyakan Sejarah Milangkala Tatar Sunda dan Program Pendidikan Elitis

Berita Terbaru

Uncategorized

West Java Take Over di Garut Meledak, Disambut Hangat Pecinta Kopi

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:27 WIB